Pelatnas U-23 Paralel Senior

Sabtu, 25 Januari 2014 - 11:56:51 - Dibaca: 1560 kali

Google Plus Stumbleupon


LATIHAN : Pemain Timnas Indonesia U-23 Syahrizal (kiri) dan Rony Esar saat berlatih di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.( HENDRA EKA/JAWA POS)
LATIHAN : Pemain Timnas Indonesia U-23 Syahrizal (kiri) dan Rony Esar saat berlatih di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.( HENDRA EKA/JAWA POS) / Jambi Ekspres Online

Untuk Persiapan Menuju Asian Games 2014

JAKARTA - Lampu hijau pengiriman cabor sepakbola menuju ke Asian Games Incheon sudah diberikan kepada PSSI. planning pun sudah mulai dirancang induk olahraga sepakbola nasional tersebut untuk mempersiapkan skuad menghadapi ajang yang digelar di September-Oktober mendatang. Salah satunya dari jadwal pemusatan latihan nasional (pelatnas).

       Mengapa jadwal sangat urgent? Sekjen  PSSI Joko Driyono menilai persiapan menuju Asian Games 2014 itu dipastikan berbarengan bergulirnya Indonesia Super League (ISL). Agar tak menganggu jadwal kompetisi, skuad Garuda muda harus dipelatnaskan sesuai dengan jadwal libur kompetisi.

       "Kalau menganggu tidak, karena kami juga sudah memiliki jadwal jeda kompetisi. Tim U-23  ini kan kebanyakan juga main di ISL, jadi bisa disesuaikan jadwalnya dengan tim senior," ucap Joko.

       Dia mencontohkan dalam satu tahun ini, timnas senior mempunyai jadwal untuk tujuh matchday FIFA. Selain pertandingan kualifikasi Piala Asia 2015 menghadapi Arab Saudi pada 5 Maret nanti, timnas senior akan bertanding kembali dalam interval 1-9 September, 6-14 Oktober, dan 10-18 Nopember.

       Selain itu, juga ada libur pemilihan legislatif, jeda tengah musim kompetisi, Piala Dunia, pemilihan presiden, bulan puasa dan Idul Fitri.

       "Di sela-sela matchday itulah kami manfaatkan untuk uji coba bagi timnas U-23 juga. Yang pati. TC tim Asian Games nanti, berjalan parallel dengan Timnas senior," cetusnya.

       Bahkan, untuk jadwal Asia Games yang digelar 18 September sampai 4 Oktober, sejatinya juga berbarengan jadwal ISL. Nah, untuk itu, Joko tidak terlalu khawatir karena dia akan membicarakannya dengan klub-klub ISL nantinya.

       "Kita akan atur dan bicara dengan klub. Kebetulan saat itu juga masuk jadal 8 besar. Nanti ada solusinya," tuturn dia.

       Sementara itu, terkait pendanaan Timnas untuk ke Asian Games, Joko menyebut nanti akan disimulasikan oleh Badan Tim Nasional dan Marketing PSSI. Pendanaan menurut Joko bisa diatasi dengan beberapa program yang menyongsong Asian Games yang akan disiapkan di Divisi Bisnis.

(aam/ren)