Sistem Kuota Untuk Sepakbola

Rabu, 29 Januari 2014 - 10:50:30 - Dibaca: 1364 kali

Google Plus Stumbleupon


Suwarno.(JPNN)
Suwarno.(JPNN) / Jambi Ekspres Online

Satlak Tunggu Data Resmi PSSI

JAKARTA - Pelatih timnas U-23 Aji Santoso bakal dikejar target untuk menentukan komposisi pemainnya untuk proyeksi Asian Games 2014. Pasalnya, hingga saat ini, data pemain dan pelatih masih belum diterima Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima). Padahal, Satlak Prima sudah menentukan tanggal 24 Januari lalu sebagai batas akhirnya.

Pihak Satlak Prima sendiri untuk sementara ini memang sudah hampir menyelesaikan pendataan untuk cabor proyeksi Asian Games. Termasuk sepakbola di dalamnya. Dengan target start awal pelatnas 1 Februari, penentuan daftar nama penghuni pelatnas dijadwalkan rampung akhir pekan ini.

Lantas, bagaimana dengan sepakbola yang malah belum menentukan komposisinya" Apakah tim itu akan ditinggal Satlak" Jawabannya, tidak. "Kami masih menunggu, karena kemarin kan dari pihak PSSI sendiri beralasan masih menunggu selesainya Kongres terlebih dahulu," ujar Ketua Satlak Prima, Suwarno, kemarin (28/1).

Sekalipun belum menentukan susunan pemainnya, Satlak Prima menurut Suwarno masih tetap akan memberikan space bagi timnas U-23. Untuk semantara, yang bisa diisi dari daftar skuadnya adalah posisi pelatih dan manajer timnya. Sedangkan untuk nama-nama pemainnya, masih bisa disusulkan.

"Harusnya sudah habis batasannya bersama dengan cabor-cabor lainnya, 24 Januari lalu. Namun untuk sepakbola ini, tetap akan kami sertakan di dalam pelatnas. Hanya, untuk daftar namanya akan kami berikan kuota saja bagi mereka, berapa pemain dan berapa jumlah ofisialnya nanti," bebernya.

Sementara itu, dihubungi tadi malam, Aji menyatakan dirinya masih belum bisa menentukan tim yang akan diterjunkan di Asian Games. Untuk sementara ini, Aji masih baru mendapatkan data dari Badan Tim Nasional (BTN) terkait nama-nama pemain itu berdasarkan sisa skuad dari SEA Games 2013 lalu.

Hanya, untuk nama yang di luar skuad SEA Games tersebut masih belum dia dapatkan. Nah, itu yang akan menjadi pekerjaannya dalam kurun waktu sebulan ke depan. "Setelah ada data masuk untuk nama-nama pemainnya, maka bulan depan akan kami pantau mereka pada saat kompetisi Indonesia Super League (ISL) bulan depan," ungkapnya.

Mantan asisten pelatih timnas U-23 di SEA Games kemarin itu pun menargetkan per 25 Februari nanti dirinya sudah bisa mengagendakan pemusatan latihan tahap pertama. "Kalau kuotanya, yang saya dengar dari BTN sekitar 23 pemain. Setelah itu baru bisa kami tentukan namanya," pungkasnya.

(ren)