Jembatan Sungai Merangin, Memperhatikan

Selasa, 23 Oktober 2012 - 10:29:27 - Dibaca: 4594 kali

Google Plus Stumbleupon


MEMPERIHATINKAN: Jembatan Sungai Merangin yang ada di Desa Jelatang Kecamatan Pamenang yang menghubungkan Kabupaten Merangin dengan Sarolangun, saat ini kondisinya memperihatinkan.(MUNASDI/JAMBIEKSPRE
MEMPERIHATINKAN: Jembatan Sungai Merangin yang ada di Desa Jelatang Kecamatan Pamenang yang menghubungkan Kabupaten Merangin dengan Sarolangun, saat ini kondisinya memperihatinkan.(MUNASDI/JAMBIEKSPRE / Jambi Ekspres Online

Merangin - Jembatan Sungai Merangin, Desa Jelatang Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin, yang menghubugkan Kabupaten Merangin dengan Sarolangun saat inikodisinya sangat memperhatikan.

            Jembatan yang dibangun pada Tahun 1993 dan selesai 1994 itu, mengancam keselamatan warga yang melintas diatasnya. Karena sudah banyak warga yang mengemudi kendaraan jatuh ke sungai akibat terpeleset ketika memilih jalan di atas jembatan.

            Dari data yang didapat harian ini, jembatan pembatasan yang lantainya terbuat dari susunan kayu, terlihat kondisi sudah banyak yang patah dan belubang. Bahkan sebagian besar kayu tidak ada menggunakan paku. Bukan hanya itu saja, besi penganggah jembatan juga telah lepas dari tiang utama jembatan, bahkan sebagian besi penyanggah sudah ada yang patah.

            Zuhri, Ketua BPD Desa Jelatang mengatakan, sejak jembatan dibangun, belum pernah ada perbaikan yang dilakukan pihak Pemprov Jambi. ‘’Padahal jembatan itu, merupakan jalan penghubung antara Kabupaten Merangin dan Sarolangun. Bahkan selama ini, untuk perawatan ditanggungg oleh warga jelatang dan sekitarnya, dengan mencari dana sumbangan dari warga secara suka rela,’’ tuturnya.

            Dijelaskan Zuhri, saat ini kondisi jembatan sudah membaik dari minggu lalu. Karena sebagian jembatan telah diberi papan yang seadanya. Karena sebatas itulah kemampuan warga untuk memberi bantuan.

            ‘’Sebagai warga, saya meminta agar pemerintah memperhatiakan nasib jembatan yang berada di desa itu. Kalau perlu dipermanenkan dengan aspal,’’ imbuhnya.

(bjg)