4.000 CPNS Dosen Direkrut

Rabu, 20 Agustus 2014 - 09:02:06 - Dibaca: 589 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online

Pendaftaran Tes Terancam Mundur

JAKARTA - Penegerian sejumlah PTS sepanjang tahun ini menimbulkan masalah. Pegawai dan dosen di PTS yang dijadikan PTN, menuntut otomatis ditetapkan sebagai PNS. Kementerian Pendidkan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berjanji segera menuntaskan masalah ini.

 Wamendikbud Bidang Pendidikan Musliar Kasim mengatakan, pengangkatan PNS di kampus PTS yang dinegerikan tidak bisa serta-merta. "Harus tetap mengikuti skema normalnya. Ada ujiannya juga," jelasnya kemarin.

 Mantan rektor Universitas Andalas (Unand) Padang itu menuturkan, tahun ini Kemendikbud mendapatkan kuota CPNS baru untuk formasi dosen sebanyak 4.000 kursi. Nah kuota itu diprioritaskan untuk mengangkat dosen-dosen PNS di kampus swasta yang telah dinegerikan.

 Menurut Musliar, rata-rata kampus negeri yang sudah ada saat ini mendapatkan kuota dosen CPNS baru sebanyak 20-30 orang. Tetapi khusus di PTN baru hasil penegerian, mendapatkan kuota lebih banyak hingga mecapai 50 orang bahkan lebih.

 Untuk pengisian formasi di PTN-PTN baru hasil penegerian PTS, Musliar mengatakan diprioritaskan untuk bekas karyawan. Tetapi ada sejumlah persyaratan. Diantaranya adalah usianya tidak lebih dari 40 tahun dan telah memegang ijazah S2.

 Misalnya pengisian dari karyawan internal belum bisa menutup kuota, Musliar mengatakan PTN baru itu boleh menerima dari pelamar luar atau umum. "Misalnya dapat kuota 50 orang, tetapi dari dalam cuma terisi 40 orang. Sisanya sebanyak sepuluh orang boleh diisi dari pelamar umum," jelasnya.

 Musliar mengatakan pemenuhan jumlah dosen PNS di kampus negeri baru harus diperlakukan khusus. Supaya rasio dosen dengan mahasiswa tidak terlalu jomplang. Rasio dosen dengan jumlah mahasiswa, selama ini menjadi indikator terjaminnya kualitas pendidikan di sebuah perguruan tinggi.

 Diantara PTS yang baru dinegerikan adalah Universitas Teuku Umar di Aceh; Universitas Tidar, Magelang, Jawa Tengah; Universitas Siliwangi, Tasikmalaya, Jawa Barat; Universitas 19 November, Kolaka, Sulawesi Tenggara; Politeknik Negeri Subang, Jawa Barat; Politeknik Negeri Ketapang, Kalimantan Barat; dan Politeknik Tanah Laut, Kalimantan Selatan.

Pendaftaran Tes CPNS Terancam Mundur

 

Rencananya pendaftaran tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2014 dibuka mulai hari ini. Sejak kemarin sejumlah instansi pusat sudah mulai mengeluarkan pengumuman lowongan. Pendaftaran terpusat melalui website panselnas.menpan.go.id.

 Persiapan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) dan panitia seleksi nasional (panselnas) hingga tadi malam patut disorot. Sebab meskipun beberapa instansi sudah mengumumkan lowongan CPNS, tetapi hingga pukul 19.00 WIB data yang terentri di laman panselnas.menpan.go.id masih satu instansi. Yaitu untuk Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) dengan jumlah formasi 42 kursi.

 Instansi lain yang sudah mengumumkan lowongan CPNS baru 2014 antara lain Kementerian Perdagangan (Kemendag), Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Badan Standarisasi Nasional (BSN), Kementerian Sosial (Kemensos), dan Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg).

 Kemudian ada Badan Intelejen Negara (BIN), Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan), Badan Informasi Geospasial (BIG), Badan Koordinasi Keamanan Laut (Bakorkamla), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), dan Sekjen Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

 "Memang benar masih ada satu instansi yang sudah kita input ke webset panselnas," ujar Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Informasi Publik Kemen PAN-RB Herman Suryatman. Namun dia berkali-kali belum ada keputusan bahwa ada pengunduran dimulainya pendaftaran tes CPNS 2014.

 "Sampai sekarang masih on schedule," tegasnya. Dia mengatakan bahwa keputusan resmi kapan pendaftaran tes CPNS akan dibuka, menunggu sinyal dari panselnas. Hari ini Herman mengatakan, akan diresmikan simulasi tes CPNS berbasis CAT (computer assisted test).

 Herman mengatakan simulasi CAT ini penting media sosialiasi terhadap masyarakat untuk mempersiapkan diri menjelang tes CPNS. Dia menegaskan bahwa masyarakat harus terus mengupdate informasi resmi penerimaan CPNS 2014.

 Diantaranya melalui website resmi instansi-instansi yang mendapatkan kuota CPNS baru. Selain itu juga dari website resmi Kementerian PAN-RB, Badan Kepegawaian Negara (sscn.bkn.go.id), dan website panselnas.menpan.go.id.

 Sementara itu lowongan formasi CPNS untuk lintas jurusan bukan isapan jempol. Dari sejumlah instansi yang sudah mengumumkan lowongan, tertera dengan jelas lowongan formasi untuk pelamar lintas jurusan pendidikan. Contohnya di Batan lowongan untuk lintas disiplin ilmu tersedia untuk formasi Analis Kepegawaian Pelaksana (3 kursi).

 Kemudian di Kemendag lowongan untuk lintas disiplin ilmu tersedia untk formasi Perencana (5 kursi), di BKKBN untuk formasi Analis Hubungan Kelembagaan (1 kursi) dan Analis Program Perencanan (5 kursi). Lalu di Kemensos untuk formasi Auditor Pertama (3 kursi).

(wan)