Dispertan Bakal Panggil Kades 2 Desa

Senin, 19 November 2012 - 10:39:14 - Dibaca: 1845 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online

SENGETI - Dinas Pertanian Muarojambi dalam waktu dekat akan memanggil dua kepala desa di Kecamatan Sekernan. Pemanggil kades ini terkait dengan rencana Dinas Perternakan untuk mengangarkan pembelian minyak solar untuk mesin penyedot air. ‘’Selain kades, kami juga berencana akan memanggil kelompok tani,’’ tutur Kepala Dinas Pertanian Muarojambi, Darwin Sitanggang.

            Dikatakannya, pemanggilan kades dan ketua kelompok tani ini guna membahas anggaran minyak solar untuk tahun depan. ‘’Selama ini kan petani mengaku kesulitan untuk menggunakan mesim pompa air yang diberikan. Katanya mereka tidak mempunyai uang untuk membeli minyak solar,’’ tuturnya.

            Darwin memaparkan tak hanya pembelian minyak solar saja yang akan dianggarkan tapi operator yang mengrus mesin juga akan diadakan. ‘’Petugas yang menjaga mesin juga akan dianggarkan, petugas itu berasal dari warga desa merekalah dan kades akan melakukan pengawasannya,’’ sebutnya.

            Selama ini, lanjutnya, sumber air di desa yang mendapatkan bantuan mesin menyedot air sangat banyak sehingga bisa mengairi sawah mereka. ‘’Kalau masalah sumber air saya rasa sangat mencukupi. Tinggal bagaimana petani yang mengaturnya, setelah ini tidak ada lagi alasan mesin tidak dipergunakan karena minyak serta operator yang menjaga mesin sudah tersedia,’’ tuturnya.

            Disebutkanya, tujuan dianggarkannya pembelian minyak solar ini agar petani dapat melakukan musim tanam dua kali dalam setahun. ‘’Petani bisa memulai musim tanam dengan normal. Selanjutnya jika memerlukan air, tidak susah diharapkan setelah ada uang solar ini. Mereka dapat melakukan musim tanam dua kali,’’ imbuhnya.

            Salah satu desa yang mendapatkan bantuan mesin pompa ait yaitu Desa Pulau Kayu Aro, mesin tersebut sebenarnya difungsikan jika petani mengalami kekeringan. Namun kenyataan mesin tersebut jarang dipergunakan karena petani engan untuk membeli minyak solar bahan bakar mesin tersebut.

(era)