Mobil Murah Ciptakan Segmen Baru

Jumat, 21 September 2012 - 10:34:52 - Dibaca: 3194 kali


INTERNATIONAL MOTOR SHOW: Suasana pada the20 Indonesia International Motor Show di JIExpo Kemayoran Jakarta, Kamis (20/09).(RAKA DENNY/JAWAPOS)
INTERNATIONAL MOTOR SHOW: Suasana pada the20 Indonesia International Motor Show di JIExpo Kemayoran Jakarta, Kamis (20/09).(RAKA DENNY/JAWAPOS) / Jambi Ekspres Online

JAKARTA - Kedatangan mobil dengan banderol di bawah Rp 100 juta menjadi anugerah bagi industri otomotif. Menurut mereka akan terbentuk segmen baru di pasar mobil penumpang.

                CEO Auto2000, distributor utama Toyota, Jodjana Jody mengatakan, pasar mobil murah ini akan membidik mereka yang baru membina keluarga dan pemilik mobil pertama. Beda dengan jenis MPV atau city car (mobil kota) lain yang sudah mencapai di atas Rp 150 juta-an diatas. Jody mencontohkan mereka yang baru menikah dan keduanya bekerja. Selama ini, masing-masing menggunakan sepeda motor. "Motor dijual bisa buat uang muka. Kemana-mana bisa bersama naik mobil," tuturnya.

                Jadi, tegas Jody, mobil dengan konsep low cost and green car (LCGC) tidak akan "membunuh" pasar kendaraan yang ada. Malah, bakal bermunculan varian baru untuk mengisi pasar yang ada. "Kelas Honda Jazz dan Toyota Yaris akan menjadi city car premium. Sedangkan, medium diisi oleh Honda Brio, Nissan March, Kia Picanto. Di city car ini, Toyota bakal mengisi," ungkapnya.

                Animo masyarakat di mobil murah sudah terlihat pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2012 yang dibuka kemarin. Baik, Astra Toyota Agya dan Astra Daihatsu Ayla mulai menerima pemesanan. Meski, bersifat tidak mengikat. "Kita menyebut pra order. Kalau suatu saat konsumen tidak cocok dengan harga, mereka bisa membatalkan," kata Jody.

                Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor Joko Trisanyoto mengatakan kebijakan pemerintah yang ditunggu-tunggu akan menjadi pemicu melesatnya indutsri mobil yang murah dan efesien. Bahkan, katanya, tidak tertutup kemungkinan kelas MPV dengan harga dibawah Rp 100 juta muncul. "Kita tunggu saja," ucapnya.

                Namun, kata Joko, TAM optimistis kebijakan itu tidak akan lama keluar. "Kata Menperin (Menteri Perindustrian, MS Hidayat), sekarang kemunculan mobil murah seperti wanita hamil sembilan bulan. Jadi, tidak boleh ditahan-tahan lagi," ujarnya.

                General Motor Honda Surabaya Center (HSC), diler utama Honda di Jatim, Bali, Nusra Wendy Miharja menambahkan kehadiran Agya dan Ayla tidak akan memakan pasar Honda Brio. Menurut dia segmen yang dibidik beda. "Mobil murah akan menciptakan segmen pasar baru," tuturnya.

Melihat potensi pasar yang ada, dia mengatakan Honda siap masuk di segmen baru.""Pemilik motor di Indonesia 60 juta orang. Mereka pasti ingin memiliki mobil. Jumlah itu sangat besar," paparnya.

(dio)