Siswa SD Ditampar Guru

Jumat, 21 September 2012 - 11:24:07 - Dibaca: 1949 kali

Google Plus Stumbleupon


VISUM : Rahul saat menjalani visum di Rumah Sakit(Munasdi/JE)
VISUM : Rahul saat menjalani visum di Rumah Sakit(Munasdi/JE) / Jambi Ekspres Online

Merangin- Salah satu siswa Sekolah Dasar Negeri No 299/VI Desa Langling, Kecamatan Bangko, Kamis (20/9) kemarin menjalani visum et revertum di Rumah Sakit Kolonel Abunjani Bangko. Siswa bernama Rahul (13) bin Amin mengaku pada hari Rabu (19) ditampar oleh guru mata pelajaran sains berrnama Hendri Nababan. 


Menurut pengakuan korban kepada sejumlah wartawan, sebelum ditampar, oknum guru tersebut meminta pembayaran denda Rp 35.000.- karena Rahul tercatat sudah tujuh hari tidak masuk sekolah. Karena Rahul tak mampu untuk membayar denda selama tidak masuk sekolah tanpa izin tersebut oknum guru tersebut kemudian menampar pipi bagian kiri Rahul. “ Saya ditampar pak Nababan guru sains karena tidak bayar denda, setiap hari 5 ribu dan tidak masuk sudah 7 hari,” kata Rahul sambil memegang pipi bagian kiri.

Nenek korban Nurdin sangat menyesalkan perlakuan oknum guru tersebut yang telah semena-mena melakukan tindakan yang tidak terpuji. “ Saya kiro kalau salah ditegor saja tidak perlu main pukul, apalagi dio kan masih anak-anak dan saya selaku neneknyo sangat menyesalkan tindakan guru tersebut, “ kara Nurdin dengan nada kesal.

Menurut Nurdin, persoalan kekerasan terhadap cucunya disekolah, akan dilaporkan kepada pihak Polsek Bangko untuk ditindaklanjuti dan persoalan ini menurutnya lagi sebaiknya diselesaikan secara hukum dan tidak perlu lagi didamaikan, karena telah encoring citra seorang guru yang pendidik.“ Hari ini jugo akan kami laporkan kepada pihak Polisi untuk diproses hukum, biarlah Polisi yang menindaklanjuti, “ucapnya.

Senada dengan nenek korban, Hasan (33) yang mengaku juga sebagai paman korban di temui di RSUD Kolonel Abunjani menyesalkan terjadinya pristiwa pemukulan tersebut. Dan berharap oknum guru tersebut diambil tindakan, karena telah tega memukul anak-anak yang juga siswanya sendiri.

Ketika dikonfirmasi kembali,  korban bersama orangnya tengah menjalani pemeriksaan setelah melaporkan resmi pristiwa penamparan tersebut ke Polsek Bangko. “ Sudah dilaporkan ke Polsek Bangko dan Rahul dan orang tuanya Amin sedang di BAP oleh Polisi,” tandasnya.

(bjg)