Baso Simpan Ganja Dalam Helm

Senin, 24 September 2012 - 09:38:47 - Dibaca: 2272 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online

JAMBI- Anggota Sub Satgas Operasi Antik Sat Resnarkoba Polresta Jambi pukul 12.30 Sabtu (15/9) lalu kembali menangkap pelaku penyalahgunaan narkotika. Kali ini polisi menangkap Ketiga Baso Tajuddin (34), Edi Saputra (29), dan Rian Wahyudi (26) yang terlibat narkotika jenis ganja.

 

Ketiganya ditangkap di pangkalan ojek di Lapangan Sepakbola Bajuri, Jalan Iswahyudi, RT 4, Kelurahan Talang Bakung, Kecamatan Jambi Selatan.

 

Kasubag Humas Polresta Jambi, AKP Ahmad Isnaini mengatakan, ketiga pelaku diamankan berdasarkan informasi dari masyarakat.

Awalnya anggota menangkap Baso Tajuddin yang menyimpan narkotika jenis ganja di dalam helm merek Airro miliknya. Dari keterangan tersangka Baso Tajuddin, ganja itu didapatkannya dari Edi Saputra, yang pada saat dilakukan penangkapan juga berada di tempat kejadian perkara (TKP).

 

"Anggota menemukan satu paket yang diduga narkotika jenis ganja yang disimpan di dalam helm Baso Tajuddin. Baso mengaku kalau ganja itu ia dapat dari Edi Saputra,” ujar AKP Ahmad Isnainu.

 

Sedangakan Edi Saputra mengaku kalau ganja dia dapatkan dari Rian Wahyudi.

 

Akibat dari perilaku mereka, ketiga orang tersebut diamankan d Mapolresta Jambi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

 

Bersama tiga orang tersangka Polisi juga menyita barang bukti (BB) berupa satu paket yang diduga narkotika jenis ganja, dua unit handphone merek Mito dan satu helem merek Airro warna hitam. Selain itu dua sepeda motor milik tersangka Baso Tajuddin yaitu Yamaha Vega R bernomor polisi BH 4235 GQ dan sepeda motor milik Edi Saputra Yamaha Mio bernomor polisi BH 4654 YC juga disita Polisi.(cr4)

 

Jika dikonversi di mesin treatmill, kira-kira speed-nya 8-9 kilometer per jam.Jalan sangat cepat, mendekati lari. Peserta pun berceloteh, “Ini namanya bukan jalan sehat, tapi Dahlan sehat!” Karena itu, rombongan Dahlan jauh meninggalkan kerumunan jalan yang masih pada level “santai” dengan kecepatan 4-5 km per jam.

Karena terlalu cepat sampai finish, Dahlan yang melihat ada rombongan senam di depan Ace Hardwere Pahlawan, tiba-tiba belok ke kanan. Dia langsung ikut di atas tanggaa teratas, dan ikut senam lagi.

Peserta jalan sehat pun berkumpul di salah satu sudut Simpang Lima itu. Group aerobic yang setiap Minggu pagi rutin di situ pun saling pandang, saling senyum. Mereka tidak yakin, salah satu instruktur senam yang “menyusup” di atas itu ternyata Menteri BUMN RI. Karena itu, peserta yang rata-rata ibu-ibu itu langsung minta bersalaman, foto dan minta tanda tangan Dahlan.

Gubernur Jateng Bibit Waluyo yang juga ikut dalam kerumunan di Simpang Lima itu pun berkomentar, “Saya ini purnawirawan. Saya juga peserta Askes.Dan kalau saya jatuh sakit, klaimnya juga dibayar oleh PT Askes Persero. Sebentar lagi, perusahaan ini akan menjadi BPJS Kesehatan, tepatnya 1 Januari 2014,” ucap Bibit yang turut bersenam pagi.

Group lawak, Aldo Iwak Kebo memandu acara ini sampai pembagian hadiah selesai.Dengan guyonan khas Jawa Tengah-Jogjakarta, dua pria itu cukup mengocok perut warga Semarang. Minggu itu, selain jalan sehat PT Askes dan sosialisasi BPJS, Dahlan juga menjadi pembicara utama kuliah umum “Mandiri Young Technopreneur” di kampus Unissula, Kaligawe, dan Mandiri Entrepreneur di kampus IKIP PGRI, Dokter Cipto.

(dk)