Daftar Haji Kala Muda

Selasa, 25 September 2012 - 10:05:21 - Dibaca: 2395 kali

Google Plus Stumbleupon


TUA : Sejumlah calon Jamaah Haji menunggu penempatan kamar di asrama haji Batam Centre, Sabtu (22/9). Jamaah Haji  yang sudah berumur, akan lebih rentan penyakit(Wijaya Satria/Batam Pos)
TUA : Sejumlah calon Jamaah Haji menunggu penempatan kamar di asrama haji Batam Centre, Sabtu (22/9). Jamaah Haji yang sudah berumur, akan lebih rentan penyakit(Wijaya Satria/Batam Pos) / Jambi Ekspres Online

JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) mulai memantau serius keberadaan jamaah haji di Arab Saudi yang didominasi jamaah usia tua. Mereka tidak mau mengambil resiko memberangkatkan jamaah haji yang mayoritas usia lanjut. Kemenag langsung tancap gas dengan mulai kampanye daftar haji di usia muda.

 Seluruh panitia haji yang dikomando Kemenag terus ketar-ketir mengikuti perkembangan pelaksanaan ibadah haji musim 2012. Tepatnya ketika keluar data jika dalam tiga hari pelaksanaan ibadah haji (21-23/9) sudah ada 12 jamaah yang dirawat di RS dengan berbagai keluhan.

 Upaya kemenag merubah komposisi usia calon jamaah haji tadi dilakukan dengan kampanye melalui iklan layanan masyarakat. Iklan ini hasil kerjasama antara Kemenag dengan Tolak Angin. Direktur Jenderal Pelayanan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kemenag Anggito Abimanyu langsung menjadi bintang iklan tersebut.

 Sayangnya, dalam peluncuran iklan ini kemarin (24/9) Anggito tidak bisa ikut karena sakit dan menjalani perawatan di Jogjakarta. Dalam iklan ini, Anggito dengan mantab meminta masyarakat untuk mulai mendaftar haji ketika berumur muda. "Jika sudah daftar dan mendapatkan nomor porsi, tunggu keberangkatan dengan sabar," kata Anggito dalam iklan tersebut.

 Sekretaris Ditjen PHU Kemenag Cepi Supriatna yang mewakili Anggito mengatakan, merubah komposisi antrean calon jamaah haji dari banyak tuanya ke banyak mudanya memang penting. "Sehingga kalaupun antreannya panjang, calon jamaah haji tetap tenang," katanya.

 Cepi lantas menuturkan, saat ini calon jamaah haji yang masuk dalam daftar waiting list sekitar 1,8 juta jiwa. Dari jumlah tersebut, jamaah haji yang berusia lebih 60 tahun mencapai 300 ribuan. Sementara jika dikupas lagi, calon jamaah haji yang berumur lebih dari 80 tahun ada sekitar 11 ribu. "Dan yang berumur lebih dari satu abad, ada 24 orang," jelasnya.

(jpnn)