Siap Kirimkan Revisi Statuta

Jumat, 28 September 2012 - 10:58:44 - Dibaca: 1813 kali

Google Plus Stumbleupon


 UJI COBA: Jajaran pengurus PSSI dan official Timnas Indonesia upacara pembukaan pertandingan uji coba melawan Vietnam di Gelora Bung Tomo Surabaya, 16/09/12 lalu.(Farid Fandi/Jawa Pos )
UJI COBA: Jajaran pengurus PSSI dan official Timnas Indonesia upacara pembukaan pertandingan uji coba melawan Vietnam di Gelora Bung Tomo Surabaya, 16/09/12 lalu.(Farid Fandi/Jawa Pos ) / Jambi Ekspres Online

Agar Tak Hambat Kongres

JAKARTA-Anggota Joint Committee (JC) yang mendapatkan tugas sebagai tim revisi statuta PSSI mulai bergerak. Tim dari Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) tak ingin berlama-lama membahas statuta yang dipersiapkan untuk kongres.

                Hinca Panjaitan, kubu JC yang berasal dari kubu KPSI dan ditugasi membahas revisi statuta menjelaskan bahwa pihaknya telah berkirim surat kepada ketua JC Todung Mulya Lubis per 25 September lalu. Tujuannya, agar segera membahas bersama mengenai revisi statuta.

                "Tapi belum ada respons. Kami akan tanyakan lagi untuk bertemu besok (hari ini, Red) sesui surat kami. Jika tidak, maka kami akan mengirimkan terlebih dahulu ke tim task force AFC," katanya di kantor PT Liga Indonesia (PT LI). Kemarin (27/9).

 Revisi statuta yang diajukan dari kubu JC KPSI yang diwakili Hinca dan Togar Manahan Nero sejatinya telah selesai dilakukan. Bahkan, usulan revisi itu telah diserahkan dan dibaca oleh tim task force AFC pada 20 September lalu lewat position paper  KPSI-ISL. Tapi, melihat kubu PSSI belum siap dengan usulannya, maka AFC mengambil langkah bijak agar usulan revisi itu dibicarakan lagi oleh wakil JC dari masing-masing kubu.

                Melihat deadline kongres yang dipatok pada akhir 2012, maka kubu KPSI mendorong agar pembahasan statuta ini tidak terlalu berlarut-larut. Pasalnya, jika revisi statuta tidak segera dilakukan, maka kongres dipastikan juga semakin lama pelaksanaannya.

                "Kami tidak ingin berlarut-larut. Jika mereka belum siap, biar masing-masing tim yang ditunjuk menyerahkan sendiri-sendiri ke task force dan biarkan mereka yang menilai dan menentukan," terang lelaki yang berprofesi sebagai lawyer tersebut.

                Usulan revisi statuta jelang kongres yang diajukan oleh kubu KPSI meliputi Persyaratan (pasal 12), status klub, Liga, Pengprov, pengcab, anggota lainnya (pasal 19), Presiden kehormatan dan anggota kehormatan (pasal 20), delegasi dan pemilih (pasal 23), hak pemilihan (pasal 24), kongres biasa (pasal 29), agenda kongres biasa (pasal 30), kongres luar biasa (31), dan Bab V tentang executive committee.

                Poin revisi statuta ini menjadi penting karena nantinya akan langsung diadopsi dalam Kongres PSSI yang sudah harus digelar sebelum tahun 2012 berakhir. Untuk itu, dia tidak ingin langkah tim JC terlalu lambat sehingga menghambat pelaksanaan kongres sebelum deadline.

                "Jika tak kunjung kongres, bisa di-suspend. Karena itu kami bergerak cepat, kami tidak ingin nantinya disebut sebagai perusak sepak bola. Kami ingin masalah ini selesai di 2012," tandasnya.

                Sementara itu, tim JC dari PSSI yang dikonfirmasi, Catur Agus Saptono mengaku belum mengatahui tentang adanya rencana membahas masalah statuta pada hari ini. "Saya belum dapa infonya," ujar catur via pesan singkat.

                Terkait rencana  Hinca dan Togar yang akan mengirimkan revisi statuta terlebih dahulu kepada AFC, Catur tak mempermasalahkan. Dia menyebut butuh waktu untuk melakukan revisi karena saat ini masih koordinasi internal.

                "Kirim langsung ke task force juga nggak papa. Kita lagi koordinasi internal untuk revisi statuta, belum lagi nanti komunikasi dengan anggota," ujar lelaki berkacamata tersebut.

(aam)