Lebih Perkasa di Laga Tandang

Jumat, 28 September 2012 - 11:05:37 - Dibaca: 1754 kali

Google Plus Stumbleupon


PERKASA: Antonio Cassano (kanan) membawa Inter Milan tampil perkasa di kandang lawan dini hari kemarin. (GIUSEPPE CACACE/AFP PHOTO)
PERKASA: Antonio Cassano (kanan) membawa Inter Milan tampil perkasa di kandang lawan dini hari kemarin. (GIUSEPPE CACACE/AFP PHOTO) / Jambi Ekspres Online

BUKAN hanya AC Milan yang meraih kemenangan pada giornata kelima Serie A Liga Italia kemarin dini hari, rival sekotanya Inter Milan juga meraih hasil positif. Mereka menang 2-0 (1-0) atas tuan rumah Chievo Verona.

                Bertanding di Marc Antonio Bentegodi, Inter unggul melalui gol Alvaro Pereira pada menit ke-43 dan Antonio Cassano di menit ke-74. Kemenangan yang semakin menegaskan bahwa Inter sangat perkasa bila tampil di tandang.

                Musim ini, Inter memenangkan lima lawatan terakhir baik di pentas domestik maupun Eropa. Korban pertama mereka adalah Hadjuk Split pada kualifikasi ketiga Europa League dengan skor 3-0 dan yang terakhir adalah Chievo.

                Performa itu berbanding terbalik dengan hasil yang mereka peroleh ketika bertanding di markasnya Giuseppe Meazza. Mereka tidak pernah menang dalam lima pertandingan terakhir dan tiga di antaranya berakhir dengan kekalahan.

                Rekor hebat Inter di tandang pada awal musim ini membuat pelatih muda Andrea Stramaccioni mencatat rekor kemenangan tandang lima beruntun. Rekor tandang itu lebih baik ketimbang ketika Jose Mourinho melatih Inter.

                Hanya Roberto Mancini, pelatih Inter yang mampu menjaga konsistensi selalu menang di tandang pada Desember 2007 hingga Januari 2008. Kemenangan itu juga membuat Inter memperbaiki posisi. Mereka kini di posisi keempat dengan sembilan poin.

                "Kami tidak akan kehilangan hasrat ketika sedang kesulitan. Setelah kemenangan penting ini, kami siap untuk melakoni pertandingan selanjutnya. Banyak pekerjaan yang belum selesai. Kami masih kesulitan di awal laga," kata Stramaccioni, kepada Sky Sport Italia.

                Perubahan dari skema empat bek menjadi tiga bek serta memaksa para striker lebih sering melepaskan tembakan ke gawang akhirnya meraih hasil. "Saya memang meminta para pemain lebih berani masuk ke area penalti dan melepaskan tembakan," lanjutnya.

                Berikutnya Inter akan berhadapan dengan Fiorentina (30/9). "Kemenangan kembali kami raih, berikutnya adalah mengejar kemenangan di kandang. Rasanya cukup lama kami tidak menang di hadapan fans sendiri," kata Wesley Sneijder, gelandang Inter, seperti dikutip Football Italia.

(ham)