Koalisi PDIP-PAN Menguat, AS Ambil Formulir Bacawako

Sabtu, 29 Juli 2017 - 10:35:36 - Dibaca: 5302 kali

Google Plus Stumbleupon


KOALISI : Bakal calon Walikota Jambi, Abdullah Sani mengambil formulir penjaringan di DPD PAN Kota Jambi, Kamis (27/7) kemarin.
KOALISI : Bakal calon Walikota Jambi, Abdullah Sani mengambil formulir penjaringan di DPD PAN Kota Jambi, Kamis (27/7) kemarin. [FAIZARMAN/JE]

 

jAMBI- Polarisasi dukungan partai politik jelang Pemilihan Walikota (Pilwako) Jambi 2018 mulai mengercut. Terakhir menguat koalisi PDI Perjuangan dan PAN yang dikabarkan siap mengusung calon di bumi tanah pilih pusako betuah.

Koalisi kedua partai ini sangat memungkinkan terwujud. Sebab, PDI Perjuangan memiliki 6 kursi dan PAN 5 Kursi di parlemen.

Artinya, satu tiket di Pilwako Jambi sudah dipastikan aman dengan 11 dukungan.  Sedangkan untuk mengusung calon hanya butuh 9 kursi atau 20 persen sebagai syarat minimal dukungan.

Mencuatnya koalisi dua partai ini makin menguat dengan kunjungan Abdullah Sani di kantor DPD PAN Kota Jambi, Kamis (27/7) kemarin. Dimana Abdullah Sani memastikan diri mengikuti penjaringan partai berlambang matahari biru tersebut.

Belakangan diketahui, Wakil Walikota Jambi ini mengambil formulir penjaringan sebagai bakal calon Walikota Jambi periode 2018-2023. Ia berencana akan mendaftar secara resmi pada Senin (31/7) mendatang.

“Alhamdulillah saya akan mendaftar di penjaringan PAN sebagai bakal calon Walikota. Insyaalah Senin nanti saya resmi mendaftar,” ujarnya.

Terkait kemungkian koalisi PDI Perjuangan dan PAN, Abdullah Sani mengaku tidak ada yang mustahil dalam politik. Sebab semua kemungkinan bisa saja terjadi.

“Terlepas ada  sinyal atau tidak, tidak ada yang mustahil. Semua memungkinkan dengan PAN, termasuk yang lain juga. Yang penting adalah kita  mengikuti semua tahapan penjaringan yang ada,” katanya.

Soal keputusannya ke PAN, Ketua Wisnu Murti ini menyebutkan jika sikapnya ini telah melalui pertimbangan. Begitu juga keputusannya untuk mengikuti penjaringan dibeberapa Parpol lainnya.

“semua yang kita lakukan tidak serta merta, ada pertimbangan. Saya jujur saja baru mendaftar di DPC PDI Perjuangan dan DPD PAN,” ungkapnya.

Lalu partai apa saja yang akan dijajaki? Kali ini Abdullah Sani mengelak untuk memberikan komentar. “Rahasia dong,” kilahnya.

Terkait nama Zumi Laza, Geni Waseso dan Bakri yang dimunculkan PAN, Abdullah Sani menyabut baik. “Tidak ada masalah semua bagus. Tapi kita tunggu makanismenya,” katanya.

Ketua Bappilu DPW PAN Provinsi Jambi, Supriono juga tidak menampik adanya kemungkinan koalisi ini bakal terwujud. Apalagi, dinamika politik itu berjalan menit permenit tanpa bisa diprediksi.

“Dalam partai politik perjalanan itu menit permeit, kalau ada kecocokan tidak ada masalah,” katanya.

Namun demikian, Suprino memilih untuk menyelesaikan panjaringan yang dilakukan DPD. Selanjutnya akan dilakukan kajian seperti apa skema dan peluang untuk mengusung calon.

“Kita ingin menyelesaikan penjaringan, nanti kalau sudah selesai dan sudah ada yang mendaftar, kita kaji dengan melihat hasil survei,” pungkasnya.

(aiz)