Wabup Muarojambi: Tapal Batas Masih Bermasalah, Soal Wacana Perluasan Kota ke Muarojambi

Senin, 18 Desember 2017 - 11:05:52 - Dibaca: 2662 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online

SENGETI - Adanya wacana yang menyebutkan Kota Jambi akan melakukan perluasan wilayah dengan mengambil wilayah Muarojambi masih ditanggapi dingin oleh Pemkab Muarojambi. Hal ini dinilai belum akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini mengingat saat ini masalah tapal batas antara Kota Jambi dan Kabupaten Muarojambi kerap masih bermasalah, bagaimana mungkin wacana itu akan berjalan jika tidak ada kejelasan batas wilayah. 

‘’Hal tersebut bisa saja terwujud, asalkan para pemimpin kedua belah pihak sepakat tentunya melalui persetujuan anggota dewan Muarojambi, dan warga Kecamatan Jaluko.  Memerlukan kajian-kajian yang panjang dan memakan waktu lama. Ini (perluasan wilayah red) berpengaruh ke biografi, kependudukan, sosial budaya warga Jaluko itu sendiri," ujar Wakil Bupati Muarojambi, Bambang Bayu Suseno. 

Wabup yang juga pernah menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Jambi ini, dirinya memberikan alasan lain mengapa wacana perluasan wilayah Kota Jambi ke Muarojambi ini bakal panjang waktunya. "Batas wilayah kota dan Muarojambi, saat ini saja masih ada yang jadi perdebatan," ungkapnya.

Terpisah, anggota DPRD Kabupaten Muarojambi, Dapil Jaluko, yang namanya minta dirahasiakan, saat dimintai tanggapan tentang wacana perluasan wilayah Kota Jambi dihubungi via ponselnya, juga merasa kurang sependapat. Narsum menyatakan, menurutnya, jika wilayah-wilayah tersebut masuk ke Kota Jambi, tentunya akan sangat berpengaruh dengan PAD Kabupaten Muarojambi. 

Mengingat, daerah-daerah itu selama ini tidak sedikit menyumbang PAD bagi Bumi Sailun Salimbai, Kabupaten Muarojambi. Dikarenakan banyaknya pengembang perumahan di sana termasuk Citra Raya City. Untuk diketahui Adapun wilayah Muarojambi, yang diinginkan Pemkot Jambi, yakni Desa Mendalo Darat, hingga Kelurahan Pijoan, Kecamatan Jambi Luar Kota. (era)