Jalan Tol Pertama di Lampung Diresmikan

Senin, 22 Januari 2018 - 11:58:23 - Dibaca: 918 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online

LAMPUNG - Presiden Joko Widodo meresmikan Jalan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar segmen Pelabuhan Bakauheni - Simpang Susun Bakauheni sepanjang 8,9 kilometer dan segmen Simpang Susun Lematang - Simpang Susun Kotabaru sepanjang 5,5 kilometer di Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan kemarin (21/1). Presiden Jokowi menjelaskan, segmen-segmen yang diresmikan memang baru sebagian kecil dari keseluruhan ruas sepanjang 140,9 kilometer.

"Pekerjaan pembangunannya belum selesai. Masih banyak bagian yang perlu disambungkan. Saya optimis jalan tol pertama di provinsi lampung itu akan tuntas pada Juni 2018," katanya melalui keterangan resmi kemarin.

Jalan Tol Bakauheni -  Terbanggi Besar terbagi menjadi empat seksi. Yakni Seksi 1 Pelabuhan Bakauheni – Simpang Susun Sidomulyo sepanjang 39,4 kilometer, Seksi 2 Simpang Susun Sidomulyo – Simpang Susun Kotabaru  dengan panjang 40,6 kilometer, Seksi 3 Simpang Susun Kotabaru – Simpang Susun Metro panjang 29 kilometer, dan Seksi 4 Simpang Susun Metro – Terbanggi Besar sepanjang 31,9 kilometer. 

Jalan Tol tersebut merupakan bagian dari ruas Jalan Tol Trans Sumatera (Lampung – Aceh) yang termasuk dalam target pembangunan jalan tol sepanjang 1.800 kilometer hingga tahun 2019. Ruas tersebut akan menjadi jalan utama dari dan menuju Pelabuhan Bakauheni yang merupakan salah satu pelabuhan utama yang menghubungkan Jawa dengan Sumatra. Dengan terhubungnya dengan Pelabuhan Bakauheni keberadaan tol ini diharapkan dapat memperlancar distribusi dan menurunkan biaya logistik barang dan jasa antarwilayah.

Pengoperasian ruas jalan Tol Bakauheni - Terbanggi Besar ini juga akan mendukung konektivitas Asian Games XVII tahun 2018 yang akan diselenggarakan di Jakarta dan Palembang.

Saat ini, progress pembangunan tol yang menjadi bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera itu memang masih terhambat. Masih adanya masalah pembebasan lahan jadi kendala utama. "Tadi saya tanya ke Gubernur apa bisa selesai masalah pembebasan lahan, ‘Insya Allah bisa’ jawab Gubernur. Janji itu saya tulis. Nanti kalau enggak selesai pembebasan lahan, saya cek tanggung jawabnya ada di siapa, jelas,” kata Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi memberi target  penyelesaian proyek jalan tol Bakauheni - Terbanggi Besar dari Bakauheni sampai Palembang bisa diselesaikan sebelum Asian Games berjalan. Presiden Jokowi mengatakan, Jalan Tol Bakauheni - Terbanggi Besar merupakan salah satu dari proyek strategis nasional sehingga progress-nya harus terus dipantau.

"Saya ingin semua menteri terus memantau perkembangan setiap harinya, sehingga kualitas yang ada betul-betul kualitas yang baik. Dan nanti bisa dirasakan langsung oleh masyarakat," ujarnya.

Tol Bakauheni-Terbanggi Besar dengan total panjang 140,9 km progres konstruksinya sudah mencapai 65,65 persen dan progres pembebasan lahan 95,2 persen. "Untuk Bakauheni-Terbanggi besar, saya optimis dapat terhubung Juli 2018. Kita dorong untuk terus ke Kayu Agung hingga ke Palembang juga bisa segera selesai," kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry TZ mengungkapkan, untuk ruas Tol Kayu Agung-Palembang progres pembebasan lahan hingga saat ini sudah di atas 90 persen. Sementara dari Terbanggi Besar ke Kayu Agung lahannya sudah bebas di atas 60 persen.

Jalan tol, kata Presiden Jokowi, adalah contoh dari infrastruktur yang dapat meningkatkan daya saing suatu produk karena mempercepat proses pengiriman barang. Seandainya tidak ada jalan tol atau infrastruktur yang mendukung, bagaimana sebuah produk bisa diangkut dari satu tempat ke tempat lain.

"Kalau biaya transportasi mahal, logistik mahal, bagaimana produknya bisa murah? Transportasi bisa cepat artinya bisa lebih murah," ucap Presiden Jokowi.

Basuki menambahkan, kehadiran Tol Trans Sumatera bertujuan untuk menurunkan biaya logistik nasional selain Jalan Lintas Timur Sumatera yang sudah ada.

Setelah sebelumnya menjajal tol baru dengan jeep, bus, dan mobil listrik, kali ini Presiden Jokowi menjajal tol dengan menggunakan sebuah truk berwarna putih. "Setelah meresmikan tol, saya menjajalnya dengan truk pengangkut tanah. Tentu bukan saya yang mengemudi. Saya duduk di kabin depan. Di samping sopir," ungkap Presiden Jokowi.

Truk merupakan simbol bahwa tol tersebut sebagai jalur logistik nasional yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera serta dalam rangka pengembangan kawasan berbasis hilirisasi komoditas pertanian yang sangat potensial di Provinsi Lampung.

(and)