Di  Sarolangun dan Merangin, Mahasiswa Tolak UU MD3

Selasa, 06 Maret 2018 - 10:50:31 - Dibaca: 2701 kali

Google Plus Stumbleupon


AKSI: Aksi demo yang dilakukan PMII Sarolangun di DPRD Sarolangun, kemarin.
AKSI: Aksi demo yang dilakukan PMII Sarolangun di DPRD Sarolangun, kemarin. [Gusnadi / JE]

SAROLANGUN - Senin (5/3), kemarin, sekitar pukul 11.00 wib, Puluhan massa dari PMII cabang Sarolangun mendatangi kantor DPRD Sarolangun untuk menanyakan apakah setuju atau tidak dengan rencana pembentukan Undang-undang MPR, DPR, DPRD, DPD (MD3). Dalam aksinya, akhirnya pendemo ditemui langsung ketua DPRD Sarolangun M. Syehu dan dua anggota DPRD lainnya.

Dari pantauan wartawan Jambi Ekspres dilapangan, awalnya aksinya, tidak ada satu pun anggota DPRD Sarolangun yang menemui pendemo. Sehingga, pendemo berniat melakukan penyenggelan kantor DPR, namun dihalangi, maka terjadilah bentrok fisik dengan aksi saling dorong antara pendemo dan aparat kepolisian dan Satpol PP yang melakukan pengamanan.

"Kemana perginya 35 anggota dewan ini, kenapa tidak ada yang masuk kantor. Ada apa ini. Kami hanya ingin mempertanyakan tentang undang- undang MD3 . Apakah DPRD Sarolanguj setuju atau tidak, hanya itu saja," kata Hengki Tornado, koordinator aksi.