Tiga Bandar Narkoba Dibekuk, Penangkapan Dilakukan di Sungai Penuh dan Bungo

Sabtu, 31 Maret 2018 - 11:06:17 - Dibaca: 2480 kali

Google Plus Stumbleupon


NARKOTIKA: Kepala BNNP Jambi, Brigjen Pol M Toha Suharto saat melakukan pres release di kantornya, Kamis (29/3) lalu.
NARKOTIKA: Kepala BNNP Jambi, Brigjen Pol M Toha Suharto saat melakukan pres release di kantornya, Kamis (29/3) lalu. / Jambi Ekspres Online

JAMBI – Anggota Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi, berhasil meringkus tiga bandar narkoba. Bandar ini diamankan di dua wilayah berbeda. Kini mereka mendekam di balik jeruji besi.

Kepala BNNP Jambi, Brigjen Pol M Toha Suharto, mengatakan, penangkapan pertama dilakukan pada 15 Maret 2018 lalu. Penangkapan dilakukan di RT 12, RW 03 Nomor 16 Lingkungan IV, Kelurahan Sungaipenuh, Kota Sungaipenuh.

“Dua orang yang diamankan di Sungai Penuh berinisial HY dan ES,” ujar Brigjen Pol Toha Suharto, kepada wartawan.

Menurutnya, kedua tersangka memang sudah menjadi target operasi BNNP Jambi. Keduanya sudah lama mengedar narkotika di Kota Sungaipenuh dan Kabupaten Kerinci.

Hasil pemeriksaan, barang haram didapatnya dari daerah Padang, Sumatera Barat. Dalam transaksinya, keduanya dalam seminggu bisa menjual 2 Ons sabu.

Lebih lanjut Dia menerangkan, yang pertama ditangkap adalah HY. Darinya didapat barang bukti narkotika jenis sabu dan ekstasi. Hasil pengembangan, kata Toha, giliran ES yang ditangkap.

Dari penangkapan kedua tersangka diamakan barang bukti berupa satu buah dompet orange berisi delapan paket narkotika jenis sabu-sabu, satu paket narkotika jenia ektasi, dua butir warna biru dan satu butir warna pink.

Selain itu, juga disita satu buah dompet warna hitam berisikan lima buah kaca pirek, satu buah dompet merek Alive yang berisikan dua unit timbangan digital merek Scale dan merk Constant.

Selanjutnya, pada 21 Maret 2018, diamankan seorang kurirs narkoba di Bungo. Dia adalah AY warga Medan. Ia ditangkap di perbatasan antara Kabupaten Dhamasraya, Provinsi Sumatera Barat dan Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi.

Dalam penangkapan ini, pihak BNNP Jambi dibantu oleh anggota Pos PJR di Bungo.

“Penangkapan tersangka berawal dari laporan masyarakat yang menyebutkan bahwa akan ada seseorang membawa narkotika ke Jambi,” jelasnya.

Kata Dia, tersangka berada di dalam bus ALS bernomor polisi BK 7367 DF dari Medan. Darinya diamankan dua paket besar dan dua paket sedang narkotika jenis sabu.

Barang haram itu bilang Toha, disembunyikan oleh tersangka di dalam botol deodoran dan kaleng bedak di dalam tas tersangka.

"Tersangka orang Aceh tapi kartu identitasnya Medan. Modusnya sabu-sabu ini disimpan di dalam kotak kosmetik. Di dalam botol deodorant rool on dan dalam kemasan bedak," jelas Toha.

Selain barang bukti sabu, petugas juga mengamankan satu buah tas laptop warna hitam merek HP dan satu unit handphone merek Nokia type 105 warna hitam.

(pds)