Tabrakan Beruntun Truk, Mobil dan 18 Sepeda Motor

Rem Blong, Truk Tewaskan 12 Orang

Senin, 21 Mei 2018 - 11:00:08 - Dibaca: 981 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online

JAKARTA - Kecelakaan mematikan terjadi di jalan Raya Tegal-Purwokerto kemarin. Sebuah truk tronton bernomor polisi  H 1996 HZ yang dikendarai Pratomo Diyanto diduga mengalami remblong menabrak sebuah mobil dan 18 Sepeda motor. 12 orang dipastikan meninggal dunia. 

Kejadian rem blong membuat Polda Jawa Tengah mendalami kemungkinan keterlibatan pemilik truk. Kabidhumas Polda Jawa Tengah Kombespol Agus Triatmaja menuturkan, truk melaju dari arah Selatan berkecepatan tinggi sekitar pukul 16.00. Kemungkinan besar saat kecepatan tinggi itu terjadi rem blong hingga menabrak Mobil Calya yang dikendarai Rasidin. "Namun truk tidak berhenti," jelasnya. 

Secara beruntun, truk tersebut menabrak 18 Sepeda motor yang berada di depannya. Serta, beberapa orang yang sedang berjalan di bahu jalan. "Truk baru berhenti setelah menabrak rumah," paparnya dihubungi Jawa Pos kemarin. 

Jumlah korban meninggal mencapai 12 orang dan korban luka berat serta ringan mencapai 9 orang. Identitas korban meninggal yakni, Amaliyah Dwi Cahyani, Hanif Amrullah, Nada Salsabila, Yuli Pujiati, Rizal, Saekhun, Rohmat, Wahidin Bin Juri, Roni, Faozan, Wili Eka Saputra dan Isna Evinka. "Korban Luka berat dan ringan masih kami data identitasnya," terangnya. 

Untuk pengemudi truk tronton dipastikan mengalami luka-luka. Dia mengatakan bahwa akan dilakukan pemeriksaan setelah kondisinya memungkinkan. "Pengemudi masuk daftar Luka ya, tidak meninggal," jelasnya. 

Menurutnya, saat ini penyelidikan sedang dilakukan. Tidak hanya akan melihat keterlibatan dari pengemudi. "Kami sedang kumpulkan semuanya, Barang bukti dan lainnya," papar polisi dengan tiga melati di pundaknya. 

Apakah akan menjerat pemilik truk? Dia belum bisa memastikannya. Namun, akan dilihat bagaimana keterlibatan a. "Biar Kasatlantas nanti yang menjelaskan itu," ungkapnya 

Sementara Kapolres Brebes AKBP Sugiarto saat dihubungi Jawa Pos (Induk Jambi Ekspres) mengaku masih berada di lapangan dan sedang mengumpulkan semua data serta barang bukti. "Nanti ya, Saya kumpulkan semua dulu," ujarnya singkat.

(idr)