Warna Soft, Genre Syari, Busana Ramadan 2018

Selasa, 22 Mei 2018 - 11:39:28 - Dibaca: 1978 kali

Google Plus Stumbleupon


BUSANA RAMADAN: Pengunjung mulai berburu baju muslim di Azila untuk persiapan Lebaran.
BUSANA RAMADAN: Pengunjung mulai berburu baju muslim di Azila untuk persiapan Lebaran. [M. Ridwan / JE]

JAMBI - Pekan pertama Ramadan, sejumlah butik dan toko busana muslim di Kota Jambi mulai ramai dikunjungi. Memang belum ada lonjakan pengunjung yang signifikan dari hari biasanya. Pergerakan peningkatan pengunjung sudah mulai tampak.

Butik dan toko busana di Kota Jambi sudah melakukan persiapan sejak Sya’ban (bulan lalu,red). Barang-barang baru untuk Ramadan dan Lebaran sudah memadati butik dan toko yang ada di Kota Jambi.

Riki Ismed, Manager Area Butik Azila, mengatakan, ada dua genre trend busana Ramadan dan Idul Fitri 2018, yakni, syari dan life stail. “Yang dominan saat ini lebih ke syari,” kata Riki, saat dijumpai Harian Jambi Pagi Ekspres di Azila Rumah Muslim, Jalan Selamet Riayadi, kemarin (21/9).

Riki menyebutkan, 2018 ini, Azila menyiapkan banyak desaign busana baru, diantaranya, couple ada 14 desaign, Sarimbit ada 13 desaign, single laki-laki ada 13 desaign dan single perempuan ada 20 desaign. “Untuk warna lebih sotf,” imbuhnya. “Kalau busana laki-laki masih sama seperti tahun sebelumnya,” ujarnya.

Pada hari biasa, normalnya pengunjung butik Azila lebih kurang 100 orang, jika hari libur pengunjung bisa meningkat tiga kali lipat. Kata Riki, untuk lonjakan pengunjung diprediksi akan terjadi pada dua pekan terakhir Ramadan. Lonjankan bisa 10 kali lipat dari hari biasanya.

“Gambarannya tahun ini lebih ramai dari tahun sebelumnya. Tapi  Ramadan tahun ini tanggalnya kurang asik, karena dipertengahan bulan,” sebutnya.

Untuk berburu pakaian lebaran, sebut Riki, sebenarnya lebih puas di awal Ramadan. Pasalnya size dan model lebih full. Pilihan masih banyak. “Tapi pekan pertama puasa ini pakaian anak-anak yang banyak diburu,” ucapnya.

Azila memilik 4 cabang di Provinsi Jambi, diantaranya, Kota Jambi, Bungo, Sarolangun dan Bangko. Pusatnya memang di Kota Jambi,” pungkasnya.

(hfz)