Berkat Fasha, Ratusan KK Kembali Teraliri City Gas

Selasa, 22 Mei 2018 - 11:42:07 - Dibaca: 1930 kali

Google Plus Stumbleupon


KELUHAN  WARGA : Walikota Jambi non aktif, Sy Fasha disalami warga usai melakukan dialog terkait keluhan jaringan City Gas yang terputu.
KELUHAN  WARGA : Walikota Jambi non aktif, Sy Fasha disalami warga usai melakukan dialog terkait keluhan jaringan City Gas yang terputu. / Jambi Ekspres Online

JAMBI - Warga Kelurahan Thehok Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi akhirnya bisa menunaikan ibadah ramadan 1439 H/2018 M dengan khusyuk. Soalnya, jaringan City Gas yang sempat terputus beberapa waktu yang lalu sudah kembali beroparasi.

Perbaikan ini dilakukan setelah Walikota Jambi non aktif, Sy Fasha berdialog dengan warga beberapa hari sebelum Ramadan.  Kala itu, Sy Fasha tanpa banyak bicara turun langsung mendengarkan dan mencari sumber permasalahan yang menimbulkan keresahan tersebut.

Anggota DPRD Kota Jambi dari fraksi Golkar Muhili Amin mengatakan ada 9 RT di Kelurahan Thehok yang mengadu kepada Sy Fasha. Mereka terdiri dari 600 KK yang terkena dampak terputusnya aliran city gas.

"Setelah kita cek smeuanya ada 600 KK. Alhamdulillah 200 KK diantara sudah sudah dilakukan uji coba dan akan kembali teraliri," ujarnya.

Uji coba akan terus dilakukan untuk 400 KK lainnya. Tentunya untuk memastikan semua warga bisa mendapatkan aliran gas sepanjang ramadan. "Dalam beberapa hari ini, insya Allah sudah selesai semua," katanya.

Muhili menyebutkan jika perbaikan inisiatif Sy Fasha setelah adanya permohonan dari perwakilan warga. Keluhan itu sempat diambil alih pemerintah, namun belum ada titik temu.

Karena diminta, Sy Fasha akhirnya menemui warga dan melakukan dialog. Sehingga Sy Fasha membawa salah seorang teknik perpipaan untuk melihat lokasi tersebut. "Warga sangat berterimakasih sekali. Karena masalah ini bisa teratasi dengan cepat," katanya.

Sebelumnya, Sy Fasha mendatangi warga untuk mendengarkan keluhan warga terkait aliran city gas, Minggu (13/5) lalu. Kala itu Fasha meminta warga tetap bersabar hingga aliran gas ini bisa di perbaiki.

"Pemutusan ini bukan karena sengaja, tapi karena ada pengerjaan drainase. Kita jangan menyalahkan siapa-siapa, yang jelas ini akan kita perbaiki," ujarnya.

Fasha menyebutkan, dirinya telah mendapatkan kabar putusnya aliran gas tersebut. Hanya saja belum ada tindakan yang bisa diambil oleh pihak terkait. “Saya tidak sabar, kalau ini dibiarkan warga akan kesulitan," katanya.

Kepada warga, Fasha memastikan pada Ramadhan permasalahan sudah bisa diatasi. Namun perbaikan itu membutuhkan waktu karena beberapa alat harus didatangkan dari luar daerah. "Insya allah puasa nanti sudah bisa di gunakan. Mungkin selasa sudah kerja, Kamis muali uji coba dan Sabtu atau Minggu sudah bisa digunakan," tukasnya.

(aiz)