Pilih Sesuai Nurani, Hari ini Pilkada Kerinci, Merangin dan Kota Jambi Digelar

Rabu, 27 Juni 2018 - 11:47:25 - Dibaca: 2512 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online

JAMBI - Pemungutan dan pengitungan suara (Putungra) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Jambi, Merangin dan Kerinci digelar hari ini (27/6).

Itu artinya, masyarakat akan menggunakan hak pilihnya untuk menentukan siapa pemimpin mereka untuk lima tahun ke depan. Tentunya, pilihlah pemimpin sesuai hati nurani.

Di Kota Jambi akan bertarung pasangan Abdullah Sani-Kemas Alfarizi dan Sy Fasha-Maulana. Merangin ada pasangan Fauzi Ansori-Sujarmin, Alharis-Mashuri, Nalim-Khafid dan Kerinci pasangan Mondi-Edison, Adirozal-Ami Taher dan Zainal Abidin-Arsal Apri.

Semua pasangan calon optimis bisa mendapatkan suara terbanyak dan memenangkan pertarungan. Ini dilahat dari sosialisasi yang dilakukan secara makismal sepanjang tahapan kampanye yang berakhir, Minggu (24/6) Juni lalu.

Direktur Pemenangan Pasangan Fasha-Mualana, H. Rahman Dila mengatakan pihaknya sangat optimis bisa mendulang suara terbanyak. Apalagi dukungan terus mengalir agar jagoanya melanjutkan pembangunan Kota Jambi.

“Kita yakin masyarakat sangat merasakan pembangunan yang dilakukan Sy Fasha. Kita optimis sekali bisa memenangkan Pilwako Jambi,” ujarnya.

Rahman Dila mengaku, untuk mengawal suara pihaknya sudah menyiapkan ribuan saksi. Para saksi itu sudah dibekali akan memiliki cukup bekal ketika mengawasi pemungutan dan penhitungan suara. “Semua saksi akan kita tempatkan di TPS. Mereka akan mengawal hingga penghitungan suara,” sebutnya.

Ketua Tim partai koalisi Abdullah Sani-Kemas Alfarizi, M. Fauzi juga tampak optimis bisa mendulang suara terbanyak. Wakil Ketua DPRD Kota Jambi ini menyakini jagoannya bisa memenangkan pertarungan. “Kita sudah siap. Insya Allah Abdullah Sani-Kemas Alfarizi bisa memenangkan Pilwako Jambi,” ucapnya.

Menghadpai pemungutan suara, Fauzi mengaku semua kesiapan telah dilakukan. Para saksi juga ditempatkan di TPS untuk mengawasi jalannya pencoblosan dan penghitungan suara. “Semua upaya sudah kita lakukan selama kampanye. Sekarang kita menunggu hasillnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Sy Fasha mengaku tidak ada persipaan khusus yang dilakukan. Dirinya hanya menjalankan tugasnya sebagai Kepala Daerah. “Karena saat ini saya masih menjabat Walikota, saya melakukan tugas seperti biasa,” katanya.

Diungkapkannya, sebagai Walikota aktif dirinya memastikan persiapan TPS-TPS, distribusi logistik Pemilu. “Sudah di distribuskan ke kelurahan, dari kelurahan akan dibawa ke TPS. Saya sampaikan kepada petugas tadi, Selasa malam harus selesai semua,” imbuhnya.

          Fasha menyebutkan, sudah meminta Lurah Camat dan Linmas untuk mamantau persiapan. Selasa malam persiapan TPS sudah harus selesai. “Besok (hari ini, red) tinggal pemungutan,” imbuhnya.

          Fasha juga mengharapakan semua warga yang sudah mencukupi usia untuk memilih dan harus meluangkan waktunya datang ke TPS. Sebagai fasilitator, pihaknya sudah menyiapkan kegiatan tersebut. Pemerintah Kota Jambi juga sudah mengeluarkan surat keputusan untuk meliburkan semua, baik Swasta dan Negri untuk melaksanakan pemilihan.

“Kecuali terkait pelayanayan public seperti kesehatan. Bisa bergantian, harus pastikan staf dan karyawan sudah memilih,” tuturunya.

Fasha menyebutkan untuk pengamanan juga dipastikan siap. Sudah dipetakan daerah rawan dan yang tidak terlalu rawan. “Sampai selesai penghitungan sudah disiapkan semua,” ujarnya.

Sebagai kandidat dalam kontes Pilwako ini, Fasha mengaku siap menang dan siap kalah, karena saat ini selaku pemangku kebijakan, tugasnya adalah mensukseskan Pilkada agar berlangsung aman, tertib dan lancar. “Sebagai kandidat Paslon, apapun hasilnya, itulah sura rakyat, suara tuhan,” katanya.

Calon Wakil Walikota Jambi, Kemas Alfarizi mengaku tidak ada kegiatan khusus yang dilakukannya sejak memasuki masa tenang. Bahkan jelang pemungutan suara dirinya hanya berkumpul bersama keluaraga di kediamannya. “Tidak ada lagi kegiatan, sekarang lagi ngumpul bersama keluarga di rumah,” katanya.

Sebelum pencoblosan, kata Alfarizi, dirinya akan menemui kedua orang tuannya untuk meminta doa. Setelah itu bergerak ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya. “Insya allah kita ke TPS pukul 09.30 wib. Setelah itu baru ke posko tim pemenangan,” katanya.

          Tidak jauh berbeda, Ahmad Fauzi Ansori dan Sujarmin yang maju di Merangin. Keduanya memilih bersantai dengan keluarga, sambil menerima tamu baik dari masyarakat maupun tim sukses.

"Untuk kandidat tidak ada persiapan khusus, Bang Ojie dan Pakde Jarmin tetap beraktifitas seperti biasa dan berkumpul dengan keluarga, sambil menerima tamu dari masyarakat ataupun tim yang datang," ujar Mukhlisin Direktur Media Center.

Mukhlisin juga menjelaskan mengenai lokasi tempat pasangan nomor urut 1, Ahmad Fauzi Ansori dan Sujarmin mencoblos yaitu di Kelurahan Dusun Bangko untuk Bang Ojie dan di Desa Karang Anyar, Pamenang Barat untuk Pakde Jarmin.

"Untuk Bang Ojie di TPS 003 Dusun Bangko Kecamatan Bangko, sementara Pakde Jarmin di TPS 002 di Desa Karang Anyar Kecamatan Pamenang Barat," jelas Mukhlisin.

Alharis jelang hari pencoblosan kembali disibukan dengan kegiatan Pemerintahan karena sudah kembali aktif sebagai Bupati. Sedangkan Mashuri berkumpul bersama dengan keluarga. "Pak Al Haris kembali bertugas menjadi Bupati seperti biasa, sementara Pak Mashuri lebih memilih berkumpul bersama keluarga setelah sekian lama disibukkan dengan tahapan Pilkada," ujar Damsir Karim.

Begitupun pasangan nomor urut 3, Nalim dan Khafid yang juga memilih bersantai dirumah. "Untuk saat ini kita sudah berserah diri kepada Allah SWT, untuk Pak Nalim dan Pak Khafidh bersantai dirumah masing-masing sambil diskusi ringan dengan tim pemenangan," kata Selamet Edi Sucipto Direktur Media Center.

          Selain itu, tim tiga pasangan calon Bupati dan calon Wakil Bupati Kerinci juga melakukan persiapan. Ketua tim pemenangan paslon nomor urut 1, Sartoni mengatakan jika pada hari pemilihan Monadi akan mencoblos di TPS 01 Desa Talang Tinggi, Kecamatan Siulak Mukai. Setelah itu akan bergabung diposko induk di rumah kediaman Monadi yang ada di Bukit Tengah, untuk memantau hitungan cepat.

"Untuk tim, dari H-3 hingga hari pencoblosan terus siaga melakukan pemantauan di lapangan, agar tidak terjadinya money politik," ungkapnya.

Calon Bupati Kerinci, Zainal Abidin, mengaku telah siap menghadapi pemungutan suara. Ia meminta kepada seluruh pendukung dan simpatisan untuk berikhtiar.

Dia yakin perjuangan panjang mulai dari sosialisasi, mencari partai pengusung, kampanye, debat kandidat sudah dimaksimalkan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Namun, semuanya kembali ke takdir agar menghendaki dirinya bersama pak arsal memimpin kerinci, insya Allah mereka akan emban amanah ini dengan baik.

"Terima kasih kepada seluruh masyarakat kerinci depati 4 alam kerinci, tokoh masyarakat kerinci khususnya dari hilir, Alim ulama seluruh tim dan simpatisan ZA yang telah mencurahkan tenaga dan pikiran untuk memenangkan pasangan ZA-AA. Mari kita berhajat, berdoa dan berusaha dengan sisa waktu yang tersisa hanya hitungan jam menjemput kemenangan," tegasnya.

Untuk tim, diakuinya bahwa sudah solid, dan terus berjalan sesuai dengan tupoksi masing-masing untuk memenangkan paslon nomor urut 3 di Pilkada Kerinci. "Tim sudah solid, dan terus berjalan lancar. Bahkan, masing-masing dari mereka banyak yang berinisiatif melaksanakan shalat hajat agar paslon nomor urut 3 menang, dan juga Pilkada Kerinci damai," katanya.

Begitu juga dengan pasangan calon Bupati Kerinci dan wakil Bupati Kerinci nomor urut 2, Adirozal - Ami Taher yang juga sudah berisap. Termasuk menerima semua hasil yang dikehdaki oleh masyatakat. "Setelah mencoblos, pak Adi akan memantau hitungan cepat yang bertempat di Siulak," kata Yuldi Herman, Ketua Tim pemenangan Adi-Ami.

Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jambi memastikan logistic yang dimasjukkan dalam kotak suara telah di distribusikan ke tingkat PPS. “Distribusi semuanya sudah selesai. Besok (hari ini, red) sudah sampai ke masing-masing TPS,” kata Hazairin, Komisioner KPU Kota Jambi.

Untuk pemungutan suara, kata Hazairin, KPU Kota Jambi tidak menyediakan perhitungan cepat atau quick count. Namun KPU akan menyediakan publikasi C1 ke situs KPU Kota Jambi.

Scan C1 merupakan bersumber dari TPS yang di rekapitulasi melalui form model C1. Lalu dari form C1 ini akan diserahkan ke KPU untuk diuplod di situs KPU Kota Jambi.

‘’Jadi masyarakat bisa langsung melihat hasil perolehan suara sementara melalui situs KPU kota Jambi," katanya.

Menurut Hazairin, secara teknis setelah rekapitulasi C 1 dari Panitia pelaksana kecamatan (PPK), KPU akan melakukan scan untuk di publikasikan. Dimana setiap TPS harus mengirimkan data C1 paling lambat 1x 24 jam hard copy yang disampaikan oleh PPS. "Perlu diketahui itu bukan merupakan hasil resmi, karena akan ditetapkan melalui pleno KPU Kota penetapan hasil pemilu," ungkapnya.

Hazairin mengatakan tahapan penetapan calon terpilih akan dilihat dari tanggal 28juni -4 Juli rekapitulasi tingkat kecamatan dan 5-8 Juli di KPU.  "Belum ada waktu untuk pleno namun tanggal itu akan ditetapkan," sebutnya.

Ketua KPU Merangin, Iron Sahroni mengaku belum ada masalah dalam pendistribusian. Dari laporan yang diterima, logistic sudah siap digunakan untuk pemungutan suara.

Selama pendistribusian, kata Iron, sudah ada tim yang akan turun memantau kemasing-masing TPS. "Nanti tim akan turun memastikan ada masalah atau tidak dan mengecek apakah logistik Pilkada sudah benar-benar sampai di tanggan KPPS," ungkapnya.

          Berbeda dengan Kota Jambi dan Kabupaten Merangin, Narapidana yang berasal dari Kabupaten Kerinci yang berada di Rumah Tahanan (Rutan) Sungai Penuh tidak bisa memberikan hak suara untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kerinci 27 Juni 2018 besok. Hal tersebut dikatakan komisioner KPU Kerinci, Suhardiman.

Komisioner KPU Kerinci, Suhardiman mengaku pada pemungutan suara pihaknya tidak menyediakan TPS di Rutan Sungaipenuh. Ini karena telah diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 8 tahun 2018 tentang Pemungutan Dan Penghitungan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota. 

Bukan hanya di Rutan Sungai Penuh, lanjut Suhardiman, di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) MHA Thalib Kerinci juga tidak disediakan TPS. "Karena lokasi Rutan dan RSUD tidak berada diwilayah yang mengadakan Kerinci, yakni berada di wilayah Kota Sungai Penuh," sebutnya. 

Sementara itu, Kepala Pengamanan Rutan Sungaipenuh, Yulius dikonfirmasi juga membenarkan bahwa di Rutan Sungaipenuh tidak disediakan TPS untuk pemungutan suara pemilihan kepala daerah Kerinci. Karena Rutan berada diluar wilayah Kerinci. "Kita beda wilayah, kecuali Rutan berada diwilayah Kerinci baru bisa dilakukan pemilihan," singkatnya.

Terkait pendistribusian logistik, pihaknya memastikan 100 persen telah diserahkan ke TPS masing-masing Desa yang dikawal ketat oleh aparat yakni TNI dan pihak Kepolisian. "Logistik, semuanya sudah diserahkan hari ini (kemarin, red)," tukasnya.

(aiz/adi/wwn/hfz)