Rakerda LPTQ Akan Lahirkan Program Kerja Membumikan Al-Quran di Kota Jambi

Wawako Maulana Serahkan Bonus Kafilah MTQ dan FASI Kota Jambi

Kamis, 04 April 2019 - 06:50:10 - Dibaca: 1318 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online
JAMBI - Pemerintah Kota Jambi kembali memberikan bonus bagi kafilah MTQ dan FASI yang berhasil berprestasi mengharumkan dan mengangkat nama baik Kota Jambi dilevel Provinsi Jambi tahun lalu. Apresiasi khusus dari Pemkot Jambi bagi pejuang-pejuang Al-Quran Kota Jambi tersebut, diserahkan langsung oleh Wakil Wali Kota Jambi Dr. dr. Maulana, MKM, bertempat di Ruang Pola Kantor Wali Kota Jambi (4/4).
 
Acara yang juga dirangkai dengan pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Jambi, itu turut dihadiri pula oleh Asisten II Sekda Kota Jambi Drs. H.R. Erwansyah, MM, perwakilan Kemenag Kota Jambi, jajaran Pengurus Daerah LPTQ Kota Jambi, serta para Kafilah MTQ dan FASI berprestasi, yang telah berhasil mengharumkan dan membawa Kota Jambi menjadi juara umum MTQ ke-48 Tingkat Provinsi Jambi dan juara umum FASI ke-16 Tingkat Provinsi Jambi ditahun 2018 lalu.
 
Kegiatan rutin tahunan tersebut memang sengaja diinisiasi oleh Wali Kota Jambi Dr. H. Syarif Fasha, ME, sebagai wujud penghargaan dan apresiasi dari masyarakat Kota Jambi atas segala kerja keras dan perjuangan yang telah dilakukan oleh para qori-qoriah, dai-daiyah terbaik, baik dewasa maupun anak-anak yang dimiliki oleh Kota Jambi.
 
Secara simbolis, Wawako Maulana langsung memberikan penghargaan berupa uang pembinaan dan bonus lainnya berupa hadiah umroh kepada para juara, pelatih, pendamping dan official para kafilah.
 
Dalam sambutannya, Wawako Maulana menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Jambi dan seluruh masyarakat Kota Jambi, merasa sangat bangga atas keberhasilan kafilah Kota Jambi yang telah berhasil menjadi juara diperhelatan kompetisi mengagungkan Al-Quran tersebut.
 
“Kami sangat bersyukur dan merasa bangga atas capaian prestasi dari adik-adik dan anak-anak kami, serta tidak lupa para pelatih, pendamping dan semua pihak yang terlibat. Kerjasama yang baik ini telah membawa hasil yang memuaskan, walaupun Kota Jambi tahun lalu kehilangan titel juara umum untuk pertama kalinya,” Ujar Wawako Maulana.
 
Lebih lanjut, menurut Maulana, dirinya yang juga emnjabat sebagai Ketua LPTQ yang baru saja dilantik oleh Wali Kota Jambi, bertekad akan mengembalikan supremasi juara umum bagi masyarakat Kota Jambi.
 
"InsyaAllah dengan niat yang baik dan kesungguhan, serta kerja keras kita bersama, kepengurusan LPTQ yang baru terbentuk ini akan mengembalikan kejayaan Kota Jambi di ajang MTQ Provinsi Jambi di Muaro Bungo tahun ini. Tentu saja beban ini tidak dapat diselesaikan oleh Ketua LPTQ sendiri, tapi melibatkan semua elemen termasuk doa seluruh masyarakat Kota Jambi. Pada kesempatan yang baik ini, saya mohon doanya kepada seluruh masyarakat Kota Jambi, disamping kekuatan doa ada kekuatan ikhtiar agar Kota Jambi dapat merebut kembali juara umum di Muaro Bungo," tegas Wakil Wali Kota Jambi itu.
 
Tambah dirinya, kepengurusan LPTQ dibawah kepemimpinan dirinya akan rutin melaksanakan sebanyak 6 kali TC (Training Center) dan menciptakan berbagai program kerja.
 
"Program kerja kedepan adalah bagaimana bagaimana menjadikan LPTQ sebagai lembaga pembinaan sekolah Tahfidz yang ada di Kota Jambi, mengunjungi pengajian PAMI yang ada di masjid-masjid di Kota Jambi, memberikan perhatian kepada anak-anak Hafiz Quran, termasuk pembinaan guru guru yang mengajar Al-Quran di SD dan SMP," pungkasnya.
 
Sebagaimana diketahui, sejak di era kepemimpinan H. Syarif Fasha berbagai prestasi bidang keagamaan maju pesat di Kota Jambi. Selain kerap menjadi juara umum MTQ tingkat Provinsi, kafilah Kota Jambi juga kerap menjadi juara umum pada perhelatan Festival Anak Shaleh Indonesia.
 
Ditambah pula dengan duet kepemimpinan bersama Wawako Maulana, seolah menambah energi baru atas kemajuan yang sudah tercapai sampai dengan saat ini. Berbagai program kerja untuk membumikam Al-Quran di Kota Jambi akan dilaksanakan untuk merealisasikan upaya tersebut.
 
Seperti Pengajian Antara Maghrib dan Isya (PAMI), yang rutin dilaksanakan untuk membudayakan gemar baca Al-Quran dan memberantas buta aksara Al-Quran. Insentif kepada guru ngaji, pengurus masjid, bahkan pemandi jenazah pun juga dilakukan sebagai upaya penguatan syiar Islam di Kota Jambi. Termasuk pengangkatan hafizh dan hafizhoh sebagai guru ngaji diberbagai sekolah dalam Kota Jambi.
 
(hms)