Berharap FU Bisa Wakili NasDem

Koalisi Sepakat Temui Gubernur

Sabtu, 27 Juli 2019 - 14:45:07 - Dibaca: 370 kali

Google Plus Stumbleupon


WAWANCARA : Ketua DPW PAN Provinsi Jambi, Bakri bersama Gubernur Jambi Fachrori Umar (kiri) memberikan keterangan pers usai mengadakan pertemuan disebuah kesempatan.
WAWANCARA : Ketua DPW PAN Provinsi Jambi, Bakri bersama Gubernur Jambi Fachrori Umar (kiri) memberikan keterangan pers usai mengadakan pertemuan disebuah kesempatan. / Jambi Ekspres Online

JAMBI- Partai koalisi sepakat menemui Gubernur Jambi Fachrori Umar (FU) untuk mengakhiri jalan buntu pengisian kursi Wakil Gubernur (Wagub). Kesepakatan ini timbul setelah empat perwakilan partai yakni PAN, PKB, PBB dan Hanura menggelar pertemuan, Kamis malam (25/7) kem

          Meski minus NasDem, kesimpulan itu sepertinya sudah bulat sebagai upaya terakhir penyatuan persepsi dalam koalisi. PKB diwakili Imam Sibawahi yang merupakan salah satu pengurus DPW, Hanura di hadiri Sekretaris DPD Budimansyah, PBB di hadiri Sekretaris DPW Ahmad Hoiri dan PAN di wakili langsung Ketua DPW H. Bakri.

          Kesepakatan koalisi ini juga tidak terlepas dari kekecewaan terhadap NasDem yang tidak memenuhi undangan koalisi. Ditambah lagi sebelumnya, NasDem menyatakan tidak merekomendasikan nama Wagub usai berkonsultasi ke DPP.

Kepada harian ini, Bakri mengatakan, ada beberapa rekomendasi yang disepakati bersama koalisi. Salah satunya masih bersemangat menginginkan wakil gubernur.  "Bagaimana pun juga diperlukan masih wakil, jangan sampai nanti Jambi Tuntas ini tidak tuntas,” ujarnya, Jum’at (26/7) kemarin.

Selanjutnya, kata Bakri, koalisi di luar NasDem mempercayakan PAN memfasilitasi pertemuan dengan eksekutif dan panitia seleksi (Pansel) di DPRD Provinsi Jambi.  "Katanya yang disebut tiga opsi kemarin suratnya secara resmi belum sampai, nanti jika sudah ada baru kita bergerak," sebutnya.

Kemudian, koalisi juga akan menghadap Gubernur untuk menuntaskan persoalan Wagub. Gubernur diharapakan bisa menjadi perpanjangan tangan dan penengah agar komunikasi bisa berjalan antar parpol koalisi. 

"Gubernur bukan hanya pembina satu partai saja. Gubernur itu pembina semua partai, tidak hanya satu," jelasnya.

Anggota DPR RI ini berharap, hasil pertemuan dengan Gubernur bisa memberikan titik terang. "Mana tau nanti pak Gubernur bisa mewakili kata sepakat dari NasDem,” katanya.

Sebelumnya, PAN mengancam menarik diri jika kesepakatan koalisi tidak tercapai dalam proses pencalonan Cawagub. Sikap tegas partai berlambang matahari biru muncul setelah Ketua DPW NasDem Agus Roni menyampaikan hasil koordinasinya ke DPP.

“Apakah melanjutkan koalisi ini atau keluar dari koalisi, untuk apa seperti ini. Kami tidak mau bermain-main," ujar H. Bakri dalam kenferensi persnya.

Meski begitu, H. Bakri mengatakan partainya masih memiliki itikad baik.  Secara kepartaian, pihaknya sudah melayangkan surat resmi kepada semua partai koalisi baik Hanura, PBB, PKB, termasuk  NasDem. "Nanti malam (kemaren, red) akan bicarakan semuanya. Kita sudah kirimkan undangan resmi," katanya.

Menurutnya, pernyataan yang dilontarkan Agus Roni itu merupakan sikap pribadi bukan atas nama Partai NasDem. "Saya pikir itu sikap pribadi," bebernya.

Jika NasDem tidak setuju atau tidak akan merekomendasikan Cawagub, kata Bakri, artinya koalisi ini tidak berjalan dengan baik, maka PAN sendiri akan menyampaikan sikap. “Apapun hasilnya kita akan sampaikan setelah pertemuan,” tukasnya. (wan)