Mendalo Kota Satelit di Jambi

Kamis, 05 September 2019 - 06:21:06 - Dibaca: 2789 kali

Google Plus Stumbleupon


ISTIMEWA/JAMBI EKSPRES
KAWASAN MENDALO: Kawasan Mendalo, Kabupaten Muarojambi makin berkembang dan sangat cocok untuk investasi.
ISTIMEWA/JAMBI EKSPRES KAWASAN MENDALO: Kawasan Mendalo, Kabupaten Muarojambi makin berkembang dan sangat cocok untuk investasi. / Jambi Ekspres Online

JAMBI- Perkembangan Mendalo, Kabupaten Muarojambi semakin meningkat seiring pertumbuhan ekonomi provinsi Jambi dalam beberapa tahun terakhir. Pertumbuhan ini mulai kelihatan sejalan dengan banyaknya investor yang sudah melirik Mendalo untuk dijadikan tempat investasi. Hal itu diungkapkan Prof Haryadi, ekonom Universitas Jambi (Unja). Menurut dia, untuk saat ini selayaknya Mendalo sudah dijadikan kota satelit di Provinsi Jambi. Dan yang terpenting lagi lanjut Prof Haryadi, pertumbuhan Mendalo menjadi kota satelit bisa mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Muarojambi.
“Kedepan Mendalo bisa jadi barometer baru ekonomi di Muarojambi seiring dengan banyak investor yang menjadikan Mendalo sebagai pusat investasinya,”terang Prof Haryadi kepada Jambi Ekspres kemarin.
Sementara, Ketua Program Prof. Dr. H. Syamsurijal Tan, S.E.,M.A mengungkapkan, maraknya pembangunan perumahan di Provinsi Jambi, salah satunya proyek perumahan milik CitraRaya City Mendalo- Jambi, memiliki arti Jambi telah menjadi magnet investor, dengan adanya permintaan masyarakat akan kebutuhan perumahan di Jambi sangatlah tinggi.
“Investor datang ke Jambi kan dilihat dulu apakah menguntungkan apa tidak. Kalau menguntungkan pasti berinvestasi. Tidak mudah orang berinvestasi yang sangat besar, seperti yang dilakukan CitraRaya City Mendalo-Jambi, kalau ekonomi suatu daerah tidak bagus,” jelas Syamsurijal.
Apalagi areal perumahan di CitraRaya City Mendalo-Jambi sangatlah luas. Sudah barang tentu pihak pengembang sudah memikirkan dampak jangka panjang pembangunan di Provinsi Jambi. Tidak serta merta melakukan investasi begitu saja, namun telah ada rencana jangka panjang yang dilakukan.
“Perkembangan perumahan di Jambi tidak pernah habis, artinya banyak masyarakat Jambi yang ingin memiliki rumah pribadi,” terangnya.
Pemerintah pun juga berupaya mencari keuntungan dari investor yang menanamkan modal di Provinsi Jambi, tujuannya adalah untuk kemakmuran masyarakat. Sehingga antara Pemda dan investor saling uji cerdik mendapatkan keuntungan, yang nantinya dipergunakan untuk kemajuan pemerintah itu sendiri. Pemda pun harus membuat tata ruang yang baik, untuk kemajuan daerah.
“Kita lihat pembangunan perumahan di CitraRaya City Mendalo-Jambi berdampak kepada kenaikan NJOP tanah milik masyarakat, tapi juga harus dipikirkan tata ruang daerah,” paparnya.
Rudi salah seorang mahasiswa asal Universitas Jambi mengungkapkan, saat ini untuk mencari tempat nongkrong tidak perlu lagi ke mal, namun bisa dilakukan dikawasan CitraRaya City Mendalo-Jambi. Mulai lokasi ngopi hingga sekedar refreshing bisa dilakukan dikawasan CitraRaya City Mendalo-Jambi.
“Kalau dulu iya kami harus ke mal, sekarang kan yang dekat-dekat ada,” ujar Rudi.
Sedangkan Deputi GM CitraRaya City Mendalo-Jambi, Andi Kurniawan menambahkan, alasan Ciputra berani menggarap proyek di Provinsi Jambi? Andi menjelaskan, karena Ciputra melihat ketersediaan lahan di Jambi yang cukup besar, disamping itu lahan ini pun lokasinya tidak jauh dari ibukota Provinsi Jambi. Tidak semua daerah memiliki lahan seperti ini, sehingga Ciputra berani berinvestasi di Provinsi Jambi.
“Kami adalah perumahan terbesar yang ada di Pualu Sumatera. Selain itu, alasan Ciputra, karena Provinsi Jambi berada ditengah-tengah Pulau Sumatera, sehingga mampu menarik minat investor dari luar Jambi,” tandas Andi.(van/yos)