Eks Angso Duo, Segera Dilelang

Nilai Lahan Rp 135 M

Jumat, 06 September 2019 - 10:40:17 - Dibaca: 1544 kali

Google Plus Stumbleupon


SEGERA DILELANG: KPKNL Jambi sudah menetapkan nilai eks pasar angso duo. Pemprov kemungkinan akan melelang lahan tersebut senilai Rp 135.
SEGERA DILELANG: KPKNL Jambi sudah menetapkan nilai eks pasar angso duo. Pemprov kemungkinan akan melelang lahan tersebut senilai Rp 135. / Jambi Ekspres Online

JAMBI -  Lahan bekas pasar angso duo sudah mendapatkan nilai oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jambi. Ini berdasarkan permintaan Biro Pengelolaan Barang Milik Daerah. Hasilnya didapati nilai Rp 135 Miliar untuk lahan seluas 6 hektar ini. Selanjutnya pihak Pemprov menyebut keputusan untuk melelang ke pihak ketiga ataupun mengelola lahan ini sendiri akan diputuskan paling lambat tahun ini.

Riko Febrianto, Kepala Biro Pengelolaan Barang Milik Daerah Setda Provinsi Jambi menyampaikan maksud dengan diketahui nilai aset ini bukan berarti akan serta merta dilelang. “Karena dengan diketahui nilainya, kita bisa memilih menjual atau memanfaatkan lahan dengan nominal Rp 135 M yang didapati, dengan syarat proyek yang dibangun di atasnya minimal harus seharga segitu,” sampainya kepada Jambi Ekspres.

Untuk rencana awal akan dijadikan Ruang Terbuka Hijau, Riko menyebut sebenarnya tak berubah. Tetapi akan ada perkembangan yang dibahas oleh tim aset daerah. “Perkembangannya dibahas tim dikelola atau kemungkinan kita BOT (pihak ketigakan) tergantung penawaran mau bangun apa nanti,” jelasnya.

Ditanya kemungkinan lahan ini akan benar-benar dijual kepihak ketiga, Riko menampiknya. “Tidak akan dijual, tetapi denagan nilai ini seandainya dikelola pihak ketiga nilai proyek mereka harus di atas Rp135 ini,” tegasnya.

Ini juga terkait dengan sebelumnya janji Gubernur akan membangun RTH di kawasan yang sebelumnya ditempati pedagang angso duo ini. “Nanti kita akan audiensi, Jika lahan ini dipihak ketigakan konsekwensinya apa akan dijelaskan,” katanya.

Hingga nanti ditargetkan paling cepat pada akhir tahun sudah selesai ketentuan apa yang dipilih. “Ini karena nilai aset lahan ini hanya berlaku enam bulan ditetapkan oleh KPKNL,  untuk itu akan kita persiapkan semuanya menjelang itu, terhitung keluarnya nilai aset ini pada Agustus kemarin,” sahutnya. (aba)