Pengumuman Seleksi CPNS 2019 Molor

Minggu, 27 Oktober 2019 - 15:14:50 - Dibaca: 782 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online

JAKARTA-Masyarakat yang menunggu-nunggu pengumuman rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) harus bersabar. Hingga tadi malam informasi seleksi CPNS tak kunjung dikeluarkan. Padahal, rencana semula, pengumuman dilakukan pada 25 Oktober.

Bahkan, website untuk pendaftaran CPNS baru, yaitu sscn.bkn.go.id, tidak bisa diakses alias down. Website terkait pendaftaran CPNS yang bisa dibuka hanya sscasn.bkn.go.id. Namun, itu adalah website utama untuk tiga jalur rekrutmen aparatur sipil negara (ASN). Yakni, jalur CPNS, sekolah kedinasan, dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Akses ke pendaftaran CPNS (jalur umum) hingga tadi malam tidak bisa diakses.

Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan mengatakan, pengumuman rekrutmen CPNS baru memang tidak jadi dibuka mulai 25 Oktober. Menurut dia, informasi dibukanya pendaftaran CPNS baru menunggu pengumuman dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB). ”Nampaknya kawan-kawan di Kementerian PAN-RB harus menyampaikan dulu (informasi rekrutmen CPNS baru, Red) kepada menteri PAN-RB yang baru,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, Presiden Joko Widodo mengumumkan Kabinet Indonesia Maju pada Rabu (23/10). Posisi menteri PAN-RB berganti dari Syafruddin ke Tjahjo Kumolo. Pergantian tersebut mungkin saja memengaruhi jadwal rangkaian rekrutmen CPNS baru. Ridwan berharap masyarakat bersabar.

Merujuk timeline rangkaian rekrutmen CPNS baru, jadwal pengumuman penerimaan dilaksanakan pada pekan keempat Oktober. ”Pekan keempat Oktober kan sampai minggu depan,” jelasnya.

Ridwan mengatakan, total kuota jalur CPNS adalah 79.768 orang. Perinciannya, instansi pusat 17.519 orang dan instansi daerah 62.249 orang. Meski nama resminya seleksi CPNS 2019, tes berbasis komputer mungkin baru bisa dilaksanakan tahun depan.

Sementara itu, Kepala Biro Kepegawaian Kemenkes Yuti Suhartati menuturkan, ada sekitar 2.230 formasi yang bakal dibuka tahun ini di Kemenkes. Meski belum ditabulasi, Yuti mengatakan, formasi tersebut mayoritas untuk jabatan fungsional dan non kesehatan yang bekerja di lingkungan Kemenkes serta unit pelaksana teknis (UPT). ”Jabatan fungsional seperti dokter, perawat, bidan, fisioterapi, dan lainnya. Kalau yang non kesehatan, misalnya, pranata komputer, statistik, dan arsiparis,” jelasnya.

 

Sumber: www.jawapos.com