Honorer K2 di Kota Jambi Minta Dewan Perjuangkan Nasib Mereka

Kamis, 14 November 2019 - 05:40:49 - Dibaca: 1518 kali

Google Plus Stumbleupon


Massa honorer K2 saat aksi unjuk rasa menuntut diangkat menjadi PNS. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com
Massa honorer K2 saat aksi unjuk rasa menuntut diangkat menjadi PNS. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com / Jambi Ekspres Online

JAMBI- Komisi IV DPRD Kota Jambi menggelar rapat dengar pendapat (hearing) bersama Aliansi Honorer Nasional (AHN) Kota Jambi, Rabu (13/11). AHN tersebut menyuarakan supaya honorer K2 menjadi perhatian lebih. 

BACA JUGA: Honorer K2 Waswas NIP CPNS 2019 Lebih Dulu Terbit Dibandingkan PPPK Tahap I

Hearing untuk menentukan nasib honorer K2 tersebut dihadiri lebih kurang 10 orang perwakilan honorer K2 di Kota Jambi. Mereka sangat berharap perhatian pemerintah untuk kesejahteraannya.

“Bagiamana memperhatikan kami kedepan seperti apa, salah satunya memberi perlindungan masalah hukum. Kita ingin ada Perda untuk perlindungan honorer, juga kita bisa Di-SK kan,” kata Elyaden, Ketua DPD AHN Kota Jambi.

Aden menyebut, pihaknya juga meminta wakil rakyat menyuarakan dan memperjuangkan hak honorer K2 daerah ke pusat. Bagaimana mekanismenya nanti tentang regulasi, salah satunya UU Nomor 5 Tahun 2014. Masalah umur.

“Karena K2 ini tidak lagi bisa mengikuti CPNS umum karena terganjal aturan, maksimal CPNS hanya 35 tahun. Sementara mayoritas K2 sudah ada yang 40 tahun dan bahkan ada yang hampir masuk masa pensiun,” imbuhnya.

Honerer K2 di Kota Jambi sebut Aden, sudah lebih 15 tahun mangabdikan diri. Ini bagaimana daerah menyuarakan ke pusat. Untuk perekrutan PPPK karena secara global umur tidak dibatasi, sehingga non K2 bisa ikut, disitu terjadi kompetisi.

“Dalam kompetisi itu kita menyadari, orang K2 bukan tidak memiliki kapasitas, namun, dari segi umur karena sudah lama berjuang, tentu lebih fresh orang-orang yang baru tamat. Ini juga menjadi dilema kita,” tuturnya.(hfz)