Dinding Sekolah Dasar 212 Sudah Retak Parah

Kamis, 14 November 2019 - 11:40:26 - Dibaca: 643 kali

Google Plus Stumbleupon


M RIDWAN/JE
MEMPRIHATINKAN: Anggota DPRD Kota Jambi Kemas Faried dan H Muslim saat meninjau SD 212 yang dindingnya mengalami kerusakan cukup parah kemarin (13/11)
M RIDWAN/JE MEMPRIHATINKAN: Anggota DPRD Kota Jambi Kemas Faried dan H Muslim saat meninjau SD 212 yang dindingnya mengalami kerusakan cukup parah kemarin (13/11) / Jambi Ekspres Online

JAMBI – Sejumlah ruang belajar di SDN 212 Kelurahan Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi mengalami kerusakan. Dindingnya terjadi keretakan parah dan dikhawatirkan akan roboh.

Kerusakan itu sudah terjadi sejak beberapa tahun lalu. Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda dilakukannya perbaikan. Ada dua kelas yang mengalami retak parah, satu kelas sudah tidak digunakan karena kondisinya sudah tidak memungkinkan. Namun, satu kelas lagi yang mengalami retak masih digunakan untuk proses bejar mengajar karena memang tidak ada pilihan gedung lagi untuk siswa belajar.

Rubiati, Kepala SDN 212 mengatakan, dirinya tidak mengetahui pasti apa penyebab  dinding kelas tersebut retak. Namun, Ia menduga kerusakan tersebut dikarenakan faktor usia bangunan yang sudah tua.

“Kebetulan Saya baru juga di sini. Ini juga bangunannya sudah lama, dibangun tahun 1977,” kata Rubiati.

Kini, satu ruang kelas yang mengalami kerusakan cukup parah tersebut terpaksa dialihkan menjadi tempat penyimpanan barang.

“Yang satu lagi masih dipakai, karena memang tidak ada ruang pilihan lagi. Mau diungsikan kemana lagi, ruangannya memang kurang,” katanya.

Rubiati juga mengaku, pihak sekolah telah beberapa kali mengusulkan perbaikan. Namun hingga kini belum ada tanda-tanda akan diperbaiki.

“Dulu juga sudah pernah ada yang datang dari dinas. Tapi ya memang belum diperbaiki, kita harap ada perhatianlah. Karena ini juga demi keselamatan siswa kita,” jelasnya.

Komisi IV DPRD Kota Jambi, yang diwakili Kemas Farid Alfarely dan H Muslim langsung turun melihat kondisi sekolah tersebut. Fakta di lapangan, kondisi retakan di dinding ruang kelas memang cukup membahayakan. Apalagi ada beberapa siswa yang duduk tepat di sebelah dinding yang retak.

Faried mengaku sangat prihatin dengan kondisi sekolah tersebut. Bahkan, ia sempat meminta siswa yang tadinya duduk di samping dinding retak, agar pindah ke begaian yang aman.

“Ini bahaya tentunya, seperti kejadian yang di Jawa Timur itu. Sekolah roboh dan menimpa siswa-siswa,” sebutnya.

Tak sampai di situ, Kemas Farid juga berkeliling melihat kondisi sekolah secara keselurahan.

“Memang tadi (kemarin,red) kita lihat ini sudah parah sekali kerusakannya. Nanti akan kita rapatkan di komisi untuk mencari solusinya. Karena kita tak mau, nantinya timbul korban jiwa jika ini dibiarkan saja,” jelas Kemas.

Terpisah, Supardi Selaku Kabid SMP Disdik Kota Jambi menyebutkan, sekolah tersebut masih dalam kategori rusak sedang.

“Untuk perbaikannya nanti bisa menggunakan dana bos jika memungkinkan. Tapi jika memang harus dirobohkan akan kita robohkan. Tapi nanti akan kita carikan solusinya,” katanya.

Kata Supardi, untuk melakukan perbaikan tersebut harus ada pengajuan dari pihak sekolah.

“Dari APBD memang belum dianggarkan untuk perbaikan,” katanya. (hfz)