Honorer K2 Ingin Bertemu Presiden Jokowi, tak Butuh Sepeda

Sabtu, 30 November 2019 - 10:45:51 - Dibaca: 1850 kali

Google Plus Stumbleupon


Rombongan guru dari Pati menghadiri puncak peringatan Hari Guru Nasional alias HGN 2019 di Cikarang. Foto: istimewa for JPNN.com
Rombongan guru dari Pati menghadiri puncak peringatan Hari Guru Nasional alias HGN 2019 di Cikarang. Foto: istimewa for JPNN.com / Jambi Ekspres Online

JAKARTA-Puncak peringatan Hari Guru Nasional (HGN) tidak hanya diikuti tenaga pendidik PNS. Guru honorer K2 dan non-K2 juga banyak yang datang.

Tujuan mereka satu, ingin bertemu langsung Presiden Joko Widodo dan menyampaikan uneg-unegnya.

"Guru honorer semangat ke Stadion Wibawa Mukti Cikarang demi memperjuangkan nasib. Insyaallah bisa bertemu Presiden Jokowi dan Mendikbud Nadiem Makarim," kata Sunandar, guru honorer K2 dari Kabupaten Pati kepada JPNN.com, Sabtu (30/11).

Dia menambahkan, keberangkatan mereka juga di support oleh PGRI Pati. Tidak ada bedanya antara guru PNS dan honorer.

"PGRI juga memperjuangkan nasib kami. Makanya kami sama-sama ke acara HGN walaupun tidak semua terangkut," ucapnya.

Saat ini, lanjutnya, yang diharapkan honorer K2 adalah NIP CPNS. Sebab, sudah sekian tahun menunggu tapi tidak ada hasilnya.

"Kalau bertemu presiden, yang diminta honorer K2 hanya NIP. Kami enggak mau sepeda, kami butuh NIP," ucap Sunandar.

Puncak HGN ke-74 diselenggarakan hari ini di Cikarang. Peringatan HGN ini sekaligus dengan perayaan ultah PGRI. Dalam rundown acara yang sifatnya tentatif, Presiden Jokowi dan Mendikbud Nadiem  Makarim direncanakan hadir. (esy/jpnn)

Sumber: www.jpnn.com