63 Tahun Provinsi Jambi,Menanti Jambi Tuntas

Senin, 06 Januari 2020 - 10:16:12 - Dibaca: 3539 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online
Oleh: Abdul Bari Azed
 
Agaknya para pejuang provinsi Jambi boleh bersuka cita dan bangga serta bergembira
melihat keadaan provinsi jambi saat ini yang mengalami banyak kemajuan.Suatu perjuangan yang panjang yang dilalui oleh para pejuang waktu itu,dimulai dari konsolidasi seluruh rakyat
Jambi dan dari semua unsur kabupaten/kota serta mengadakan lobby-lobby politik dengan pemerintah Pusat di Jakarta. Badan kongres Rakyat Jambi disingkat BKRD sebagai wadah
rakyat Jambi pada waktu itu mengadakan rapat-rapat di bioskop Murni dipelopori oleh beberapa tokoh yang kini sudah almarhum. beberapa tokoh itu antara lain Haji Hanafi,Abdul Hadi,Imran Abdullah,Ibrahim serta Ibrahim Ripin. Akhirnya Jambi menjadi Provinsi terwujud
Pada tanggal 6 Januari 1957.Setiap tahun hari jadi itu diperingati diantaranya mengadakan sidang pleno khusus DPRD Provinsi Jambi dengan agenda mendengarkan laporan Gubernur Jambi. 
Melalui undang-undang Nomor 19 tahun 1957 tentang pembentukan daerah swatantra tingkat satu Sumatera Barat,Riau dan Jambi yang kemudian ditetapkan pula dengan Undang-undang Nomor 61 tahun 1958 {Lembaran Negara Nomor 19 tahun 1957}.Provinsi Jambi. Kemudian dilakukan pemekaran beberapa wilayah administratif di provinsi Jambi melalui UU No.54 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No.14 tahun 2000 {Lembaran Ngeara No.81 tahun 2000,
tambahan Lembaran Negara nomor 8969 tentang pembentukan kabupaten Sarolangun,kabupaten Tebo,kabupaten Muaro Jambi,dan kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Selanjutnya melalui UU nomor 25 tahun 2005 tentang pembentukan Kota Sungai Penuh.
sehingga saat ini Provinsi Jambi menjadi 9 kabupaten dan 2 Kota.
Luas provinsi Jambi yang dipimpin oleh Gubernur Fachrori Umar adalah 53.435,72km2 dengan 131 kecamatan dan 1.372 desa/kelurahan.
 
ARS,ZN dan HBA
 
Penulis tidak menapikan beberapa tokoh yang menjabat Gubernur Jambi dan mereka telah berkiprah dan berjaya membangun Jambi.Di mulai dari Djamin datuk Majoindo,M.Jusuf Singedekane,Haji Abdul Manap,R.M.Nur Atmadibrata,Djamaluddin Tambunan dan Masjchun Sofwan. 
Penulis mencoba menyoroti kepemimpinan Gubernur Abdurrahman Sayuti {ARS},Zulkifli Nurdin {ZN} dan Hasan Basri Agus {HBA},Pemilihan ketiga tokoh tersebut didasarkan bahwa ketiga figur tersebut adalah putera terbaik Indonesia kelahiran Jambi.
ARS,seorang pamong karir betul-betul dari bawah,putera KH M.Jakfar seorang tokoh agama dari Seberang Kota,ARS dikenal berdisiplin tinggi pada waktu itu jangan coba-coba Bupati yang ingin keluarkota tanpa izin beliau.ARS sebagai Gubernur dua priode 1990-2000 telah meletakan dasar pembangunan Jambi dengan fokus pada pembangunan pertanian serta prasarana jalan. Dia juga banyak memberi kesempatan kepada beberapa putera daerah menduduki jabatan strategis.
ZN, tokoh korporat,putera sulung pengusaha terkenal Jambi H.Nurdin Hamzah adalah Gubernur yang dilahirkan di era reformasi melalui jalur partai Partai Amanat Nasional bukan karir pamong. ZN menjabat Gubernur Jambi dua priode 1990-2010  titik berat pembangunan perkebunan dan perikanan.Sebagai pribadi yang berselera tinggi ZN melakukan renovasi Kantor Gubernur, kantor DPRD Provinsi dan kantor Perwakilan Pemprov Jambi di Jakarta.
HBA, Gubernur Jambi 2010-2015 adalah seorang karir pamong, Dia seorang yang rendah hati,santun dan bersahaya.HBA yang kelahiran Sungai Abang Sarolangun 31 Desember 1953 ini memantapkan pembangunan Jambi dengan program Jambi Emas 2015.Beberapa proyek monumental dapat dilihat seperti jembatan Gentala Arasy yang menjadi icon Jambi dan pembangunan perluasan Bandara Sultan Thaha Saifudin.HBA yang berpasangan dengan Edi Purwanto waktu pilgub 2016 mengalami kekalahan dari pasangan Zumi Zola-Fachrori Umar.Namun HBA ikut pemilu legislatif 2019 dan terpilih menjadi anggota DPR-RI dari partai Golkar serta meraih suara tertinggi 10 besar nasional dengan perolehan suara 200.291 suara sah.
Khusus Gubernur Jambi Zumi Zola-Fachrori Umar malapetaka menimpa Zumi Zola adanya kasus uang ketok palu dan kemudian diproses hukum oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Kita ingat dengan program Jambi Tuntas waktu itu.
Program Jambi Tuntas Zola-Fachrori visinya antara lain terwujudnya Provinsi Jambi yang Tertib.Unggul Adil dan Sejahtera 2021 {Jambi Tuntas 2021}
Penjelasan visi adalah antara lain tata pengelolaan pemerintahan yang bersih,transparan dan akuntabel.
Terciptanya hubungan yang harmonis antara pemerintahan kota kabupaten dengan provinsi untuk mewujudkan pemerataan pembangunan.Penulis kutib lagi yang relevan adalah terwujudnya kehidupan masyarakat yang tentram,aman,dan bebas dari konflik.
Kita tentu saja berharap Jambi Tuntas segera terwujud di era Gubernur saat ini Fachrori Umar yang melanjutkan sisa waktu Zumi Zola.sebagai Gubernur Jambi definitif sejak Februari 2019.Walaupun waktunya tinggal kurang dari satu tahun semoga beliau berkenan mencalonkan kembali pada pilgub bulan September 2020 untuk mewujudkan Jambi Tuntas tersebut.Penulis di dalam hal ini percaya dan berkeyakinan bahwa dengan latar belakang pengalaman dan pernah menjadi Wakilnya HBA tentu saja beliau mampu mewujudkannya demi kesejahteraan rakyat provinsi Jambi secara keseluruhan.
 
*Penulis adalah Guru Besar FHUI dan Ketua prodi Magister Ilmu Hukum Universitas Batanghari.