Fakultas Saintek UIN STS Jambi Gelar Visiting Lecturer

Selasa, 18 Februari 2020 - 20:07:02 - Dibaca: 824 kali

Google Plus Stumbleupon


Penyerahan plakat dari pihak Kepala Biro AAKK UIN STS Jambi didampingi Dekan Saintek menyerahkan plakat kepada narasumber.
Penyerahan plakat dari pihak Kepala Biro AAKK UIN STS Jambi didampingi Dekan Saintek menyerahkan plakat kepada narasumber. / Jambi Ekspres Online

JAMBI-Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) UIN STS Jambi menggelar kegiatan Visiting Lecturer 18 Februari 2020. Kegiatan ini mengusung tema  ‘Energi Terbarukan dalam Era Society 5.0’.

Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan dan Kerjasama UIN STS Jambi Dr. H.Mahbub Daryanto, M.Pd.I mengungkapkan, sesuai dengan temanya kegiatan ini merupakan kegiatan yang positif.  Apalagi  hal ini adalah suatu upaya memanfaatkan teknologi dalam menyelesaikan persoalan sosial kemasyarakatan. 

“Bagaimana masyarakat itu dipengaruhi oleh penelitian-penelitian yang dilakukan oleh kami perguruan tinggi,” ujar Mahbub kemarin.

Selain itu,  juga memberikan pemahaman kepada masyarakat berkaitan dengan energi terbarukan.  Dimana diharapkan dapat mempermudah masyarakat.  Misalkan dengan penelitian sawit dan hal-hal lainnya. 

Sementara itu Prof.  Dra.  Wega, M.Si,  Ph.D yang juga Guru Besar Prodi Kimia Universitas Gadjah Mada (UGM) yang merupakan narasumber kegiatan mengungkapkan rasa bangganya bisa berbagi pada mahasiswa UIN STS Jambi.  

Dirinya berharap nantinya UIN dapat mengembangkan reset-reset berbasis potensi sumber daya alam.  Selain itu memiliki karakter manusia yang berbudaya dan berbudi pekerti luhur. 

“Sehingga sumbangan  sarjana UIN ini bagi kemajuan reset di daerah Jambi sangat diharapkan dan saya yakin bisa memberikan nilai plus yang berbeda,” harap Prof. Wega. 

Sedangkan Iskandar, M.Pd,  M.Si, Ph.D yang juga Dekan Fakultas Saintek UIN STS Jambi menjelaskan, pada kesempatan ini sengaja mengundang narasumber yang ahli dibidangnya.  Terutama teori dan praktek energi terbarukan. 

Dalam hal ini Saintek UIN STS Jambi memulai untuk mencoba melakukan pemetaan sumber daya alam Jambi yang bisa dimanfaatkan sebagai energi terbarukan.  Khusus untuk Prodi Kimia dan Fisika,  potensi alam yang dimiliki itu adalah persoalan sampah yang diolah menjadi energi terbarukan. 

“Saintek akan menjadi Pilot Projek untuk bagaimana sampah agar bisa bermanfaat bagi masyarakat,” sebut Iskandar dalam sambutannya kemarin.

Selain itu,  SDA potensial lainnya bisa diteliti bagaimana bisa tersentuh kepada masyarakat. Saintek hadir di UIN STS Jambi mencoba untuk memetakan persoalan masyarakat dalam bidang Sains tetapi tetap berada dalam koridor yang syariah dan Islam. 

Saintek juga akan terus berperan dan andil sekaligus merupakan bentuk pengembangan keilmuan dan pengabdian masyarakat. Dalam rangka memfasilitasi umat untuk bisa memahami secara saintis. 

“Potensi yang coba digali ini juga nantinya bernilai ekonomi dan menghasilkan.  Sesuai dengan visi misi UIN sebagai lokomotif perubahan sosial dengan semangat intrepeneurship,” tambahnya. 

Diakuinya,  jumlah mahasiswa Saintek sudah mencapai 100 orang.  Mahasiswa Saintek UIN STS Jambi memiliki potensi serta kreatif melihat peluang-peluang  yang bisa dipelajari. 

“UIN STS Jambi sudah memiliki Fakultas Saintek yang konsen mempelajari bidang sains, tetapi sains yang Islami sesuai dengan jati diri masyarakat Jambi.  Dimana mencetak Sarjana Saintis tetapi tidak lepas dari nilai-nilai Islami,” tambahnya lagi. 

Selain itu, untuk semester ini Iskandar mengambil kebijakan untuk proses perkuliahan untuk mengakomodir kebijakan menteri pendidikan tetang kampus merdeka.  Dalam hal ini mahasiswa Saintek akan terjun ke masyarakat untuk melihat potensi SDA di masyarakat. Salah satunya tentang pemanfaatan sampah. 

“Sampah yang ada di sekitar kampus akan kita pilah dan teliti, sehingga bisa menjadi sumber energi yang terbarukan," katanya. 

Prospek Saintek ke depannya sangat cerah.  Dengan tantangan global saat ini,  Prodi yang ada di Saintek memberi peluang untuk bisa mandiri. Pihaknya menghimbau kepada anak-anak yang prestasi untuk masuk ke Saintek.  Diakuinya,  mahasiswa Saintek harus memiliki keseriusan belajar dan prosesnya harus smpai pada outputnya.  (azz