Pemekaran Kerinci Hilir, Ini Kata Dirjen Saat Meresmikan Dua Kecamatan di Kerinci

Rabu, 19 Februari 2020 - 06:13:45 - Dibaca: 3107 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online

 

KERINCI - Proses pemekaran Kabupaten Kerinci Hilir, yang telah berada di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, hingga saat ini Pemkab Kerinci masih menunggu tidak lanjutnya.

Bahkan hingga saat ini, selalu menjadi pertanyaan masyarakat yang sangat begitu mendambakan adanya pemekaran Kabupaten Kerinci menjadi Kerinci Hilir.

Menanggapi hal tersebut, Dirjen Bina Administari Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, Dr. Eko Subawo, MBA dikonfirmasi mengatakan bahwa saat ini sudah ada 380 lebih usulan pembentukan daerah otonomi baru, sejak 5 tahun terakhir ini.

"Namun saat ini, seluruhnya masih moratorium oleh Pemerintah Pusat, sedang dikaji, nanti perkembangan lebih lanjut akan diberi tahukan kemudian," ujar Dirjen.

Hal ini dikatakan Dirjen, ketika dikonfirmasi Jambiupdate pada Selasa (18/02/2020), saat Dirjen meresmikan Dua Kecamatan di Kabupaten Kerinci yakni Kecamatan Tanah Cogok dan Kecamatan Danau Kerinci Barat, di Desa Ujung Pasir.

Pada waktu itu, turut disaksikan oleh Gubernur Jambi di wakili oleh Staf Ahli Gubernur Bid Pemerintahan, Hukum dan Politik, Asraf, S.Pt, M.Si, Direktur Konsentrasi TP dan Kerjasama, Sugiarto, Bupati Kerinci Adirozal, Wakil Bupati Kerinci Ami Taher, Ketua DPRD, Forkopimda, Pimpinan dan Anggota DPRD Kerinci, Kepala Dinas dan Biro Provinsi Jambi, Kepala Dinas dan Tokoh Masyarakat serta Undangan lainnya.

Mengenai syarat pemekaran, Dirjen mengakui bahwa untuk syarat nya, saat ini masih dikaji lebih lanjut lagi. Pihaknya, belum bisa teliti seluruh persyaratan, sebelum kebijakan apakah moratorium ini akan di cabut atau belum.

"kalau ada kebijakan moratorium dicabut, kita juga masih memerlukan peraturan pemerintah tentang penataan daerah yang belum terbit hingga sekarang, tindak lanjut UUD 23, sesudah itu baru kita adakan pengkajian lebih lanjut," bebernya.(adi)