Demam, Sekda Tebo Langsung Dirujuk ke Jambi

Selasa, 17 Maret 2020 - 20:49:29 - Dibaca: 4318 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online

MUARATEBO - Setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Sultan Thaha Saifuddin Tebo karena menderita demam, Sekda Tebo, Teguh Arhadi Selasa (17/3) kemarin dirujuk ke salah satu rumah sakit di jambi untuk antisipasi terkait virus corona. Hal tersebut dilakukan karena sebelumnya Sekda Tebo pernah melakukan perjalanan dinas ke wilayah yang memiliki pasien positif virus corona.

Hal tersebut dibenarkan oleh Direktur RSUD STS Tebo, dr. Oktavienni saat dikonfirmasi. Dirinya mengatakan bahwa Sekda Tebo sebelumnya sempat di rawat di RSUD Tebo karena mengalami demam. Karena yang bersangkutan memiliki memiliki riwayat perjalanan dinas dari daerah yang terjangkit virus corona kata Oktavienni, maka Sekda tebo dirujuk ke salah satu rumah sakit di Kota Jambi

"Ya benar, untuk sementara ini memang dirawat karena ada keluhan demam, jadi karena beliau setelah diperiksa segala macam dan berhubung baru saja melakukan perjalanan dari daerah terjangkit, jadi kita langsung antisipasi dan dibawa ke jambi untuk dirujuk,"kata Oktavienni


Namun dirinya mengungkapkan bahwa bahwa sejauh ini gejala yang dialami oleh Sekda Teguh Arhadi hanya demam biasa. Bahkan lusa kemarin juga ungkap Oktavienni, Sekda Teguh Arhadi masih sempat memimpin rapat, "Gejala yang dialami bapak demam biasa. Beliau saja kemarin masih mimpin rapat," kata Oktavienni


Bupati Tebo, H. Sukandar saat dikonfirmasi juga mengungkapkan bahwa Sekda Teguh Arhadi dalam dua hari ini izin karena mengalami demam dan dirawat di rumah sakit. Namun dirinya belum tahu pasti apakah ada indikasi virus corona. Namun Pemkab Tebo kata Sukandar, akan meniadakan kegiatan yang melibatkan banyak orang untuk sementara waktu.

"memang benar sekda dalam dua hari ini minta izin jika beliau demam, kemudian sekda di bawa ke rumah sakit, tapi untuk permasalahan pak sekda terindikasi corona saya tidak tahu pasti, sesuai edaran, maka untuk kegiatan yang mengumpulkan orang ramai dihentikan sementara, "pungkasnya.(bjg)