221 Warga Kerinci Berstatus ODP Covid - 19, Ini Data Desa yang Berstatus ODP

Selasa, 24 Maret 2020 - 14:05:45 - Dibaca: 3816 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online

KERINCI - Ratusan warga Kabupaten Kerinci, saat ini masuk dalam status Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid - 19. Dan Satu diantaranya, masuk dalam Kreteria Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, warga Kerinci yang masuk dalam kreteria Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 221 orang, antara lain Desa Pelompek 5 orang, Desa Semerap 6 orang, Desa Sungai Turing 18 orang, Desa Sanggaran Agung 84 orang, Desa Lempur sebanyak 35 orang, Desa Pelompek 6 orang, Desa Jujun 8 orang, Desa Lolo 18 orang, Desa Tarutung 10 orang, Desa Siulak Deras 5 orang, Desa Siulak Gesang 2 orang, Desa Gunung Labu 20 orang, dan Desa Bukit Kerman 4 orang.

Sedangkan warga yang masuk dalam Kreteria Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 1 orang, yang berasal dari Desa Plompek.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci, Hermendizal, dikonfirmasi membenarkan data tersebut. Diakuinya, kebanyakan ODP tersebut merupakan TKI asal Kerinci yang pulang dari wilayah terjangkit, seperti dari Malaysia. "Iya, itukan ODP. Sementara PDP kan Satu," ungkapnya.

Diakuinya, jumlah tersebut merupakan orang dalam pemantauan, misalnya pulang dari Malaysia. Itu kan negara terjangkit, maka dilakukan pantauan. "Itu data puskesmas. Panjang prosesnya itu, setelah itu PDP. Kalau ada gejala sakit dalam jangka 14 hari ini kita suruh ke dokter,, hingga pemeriksaan lebih lanjut sampai ada hasilnya,” jelasnya.

Dengan adanya data ini, Dinkes meminta warga yang ODP untuk mengisolasi diri dirumah selama 14 hari. “Iya warga yang ODP ini harus isolasi diri juga dirumah,” katanya.

Sementara sampai saat ini baru ODP dan PDP, menurut Kadis Hermendizal belum ada warga Kerinci yang terima atau positif Covid-19. “Kita berdoa mudah-mudahan tidak ada yang positif Covid-19,” ujarnya.

Sementara itu, sebagau salah satu wujud nyata antisipasi penyebaran dan pencegahan virus Corona ke masyarakat Kabupaten Kerinci adalah dengan dibentuknya Tim Gugus Tugas Kesiapsiagaan Pencegahan Pengendalian dan Percepatan Penanganan Corona Viruse Deases 2019 (Covid-19).

Bahkan salah satunya, memperketat pengawasan di jalur masuk ke Kabupaten Kerinci. Jalur Masuk ke Kabupaten Kerinci ada 4 yaitu: Muara Hemat pintu masuk dari Merangin, Gunung Tujuh (Letter W) Pintu masuk dari Padang via Solok Selatan, Jalur Puncak pintu masuk dari Padang dan Bengkulu via Tapan serta Bandara Depati Parbo pintu masuk via udara.(adi)