Ya Ampun, Ada Lockdown Malah Asyik Dugem Berpakaian Mini

Jumat, 03 April 2020 - 07:54:59 - Dibaca: 2189 kali

Google Plus Stumbleupon


Peserta pesta pada masa jam malam di Phuket, Thailand yang digerebek polisi. Foto: ViralPress
Peserta pesta pada masa jam malam di Phuket, Thailand yang digerebek polisi. Foto: ViralPress / Jambi Ekspres Online

PHUKET - Kepolisian Thailand menggerebek sebuah party yang melibatkan warga negara asing dan cewek-cewek lokal di Phuket, Rabu (1/4) malam. Ada 14 orang termasuk sembilan warga negara asing yang sedang asyik dugem pada jam malam masa lockdown untuk mencegah penularan virus corona (COVID-19).

Menurut Kepolisian Thailand, party di atap sebuah bangunan itu melibatkan enam cowok dan delapan cewek berpakaian minim. Terdapat tiga warga Inggris dalam pesta liar itu, yakni Oliver Hoskins (23), Alan Jones (22) dan Stuart McDonough (29).

Tiga cowok lainnya adalah Al-Mouzafar Mohamad (22) dari Australia, Russell Robertson (32) warga Amerika Serikat, serta seorang asal Ukraina. Adapun delapan cewek yang ikut dalam pesta liar itu adalah lima warga Thailand dan tiga pemudi asal Ukraina.
Foto-foto yang dirilis Kepolisian Phuket memperlihatkan para peserta party itu berpakaian mini. Para ceweknya tampak mengenakan bikini dan pakaian renang, sedangkan cowoknya hanya bercelana pendek.

Polisi dalam penggerebekan itu menemukan delapan botol minuman keras, serta ganja 4,04 gram dan kokain seberat 0,94 gram. Kini para peserta pesta itu telah berada di tahanan kepolisian.

Kolonel Police Colonel Aekanit Danpitaksars dari Kepolisian Thailand mengungkapkan, pihaknya menerima pengaduan dari warga tentang adanya pesta yang melanggar aturan jam malam. “Mereka akan didakwa melanggar peraturan kerajaan karena berkerumun di ruang kecil serta memiliki narkoba golongan dua dan lima,” ujarnya.
Phuket yang dikenal sebagai salah satu tujuan favorit para turis sudah memiliki 71 kasus COVID-19. Sejak Senin lalu (30/3), Phuket memberlakukan lockdown dan jam malam mulai pukul 20.00 hingga 03.00 dini hari.(star/ara/jpnn)

sumber: www.jpnn.com