Corona di Amerika Makin Ganas, Trump Kecam WHO P

Rabu, 08 April 2020 - 11:06:38 - Dibaca: 918 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online

WASHINGTON– Amerika Serikat menjadi nomor satu dunia dengan jumlah kasus positif virus corona terbanyak. Hal ini lantas membuat presiden AS Donald Trump menyalahkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Pada Selasa (7/4), Trump menuding WHO terlalu fokus pada Cina dengan mengeluarkan statemen buruk pada Januari lalu.

Seperti diketahui, pada Januari kemarin, virus corona mulai menjangkit. Amerika merupakan negara pertama yang bereaksi menutup penerbangan dari dan ke Cina. Namun tindakan ini dikritik WHO. Trump kini mengancam akan menahan dana Amerika untuk WHO.

“W.H.O. benar-benar gagal, “kata Trump dalam posting Twitter. “Untuk beberapa alasan, sebagian besar didanai oleh Amerika Serikat, namun sangat sentris Cina . Untungnya saya menolak saran mereka tentang menjaga perbatasan kita terbuka ke China sejak dini. Mengapa mereka memberi kami rekomendasi yang salah? ” Ujar Trump, sepertu diberitakan Reuters, Rabu (8/4).

“Mereka menyebut tindakan kami salah. Mereka benar-benar – mereka melewatkan panggilan, ”kata presiden. “Dan kita akan menahan uang yang dihabiskan untuk WHO. Kami akan memegangnya,” kata Presiden Trump.

Juru bicara U.N Stephane Dujarric menolak kritik dari WHO, yang dipimpin oleh Direktur Jenderal Tedros Adhanom Ghebreyesus.

“Untuk Sekretaris Jenderal (Antonio Guterres), jelas bahwa WHO, di bawah kepemimpinan Dr. Tedros, telah melakukan pekerjaan luar biasa pada COVID, di negara-negara pendukung dengan jutaan peralatan yang dikirim, untuk membantu negara-negara dengan pelatihan, tentang memberikan pedoman global – WHO menunjukkan kekuatan sistem kesehatan internasional, ”katanya kepada wartawan. (dal).

Sumber: www.fin.co.id

<iframe id="aswift_2" style="left: 0; position: absolute; top: 0; border: 0px; width: 640px; height: 165px;" name="aswift_2" width="640" height="165" frameborder="0" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no" allowfullscreen="allowfullscreen" data-mce-fragment="1"></iframe>