Puluhan Pedagang Pasar Blok D Tanjabtim di Rapid Test, 2 Orang Positif

Minggu, 17 Mei 2020 - 15:34:25 - Dibaca: 1800 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online

MUARASABAK - Tim gugus covid-19 Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) melakukan Rapid Test terhadap pedagang di Pasar Blok D, Kecamatan Geragai, Minggu (17/05/2020) pagi.

Sekitar 50 pedagang pasar yang disinyalir sering melakukan perjalanan keluar Tanjabtim untuk membeli barang dagangannya. Hasilnya, Dua diantaranya positif Rapid Test.

"Kita akan segera melakukan isolasi terhadap Dua orang ini di Mess PKK," kata Bupati Tanjabtim, H. Romi Hariyanto yang juga berada di lokasi.

Bupati meminta kepada Kepala Dinas Kesehatan dibawah pengawasan Sekda Tanjabtim untuk Tracing dan dilakukan pemeriksaan terhadap orang yang kontak langsung dengan kedua pedagang tersebut.

"Dari hasil pemeriksaan Rapid Test, keluarga dan anak buahnya negatif," sebutnya.

Bupati juga meminta kepada masyarakat untuk tetap waspada tetapi jangan panik. Mudah-mudahan dengan kesadaran masyarakat yang tinggi serta doanya, wabah ini cepat berlalu dan masyarakat dapat beraktifitas seperti biasa lagi.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Tanjabtim, Sapril mengungkapkan, kegiatan ini akan berlanjut di beberapa pasar lainnya dalam Tanjabtim, jika seluruh peralatan telah tersedia. Sedangkan pedagang dari Jambi sendiri tidak ada yang diperiksa, sebab para pedagang tersebut sudah dilakukan pemeriksaan ketat di Pos Pemeriksaan Covid-19.

"Kita telah melakukan pengadaan alat rapid test sebanyak 2.250 picis. Senin (17/5) besok akan tiba di Tanjabtim," sebutnya.

Selain itu, Sapril juga menuturkan, untuk petugas medis yang ada di Tanjabtim sebagian telah melakukan Rapid Test. Sebab tenaga medis rentan terpapar virus Corona, karena aktivitas mereka yang selalu terdepan dalam pemeriksaan awal terhadap orang-orang yang diduga terjangkit. Namun, dari hasil Rapid Test terhadap para petugas medis, semuanya negatif.

"Hari Senin besok akan kita prioritaskan lagi Rapid Test terhadap petugas medis yang ada di bagian pelayanan," tutupnya.(lan)