Diduga Nge-Prank Lelang Sepeda Motor Jokowi, Begini Akhirnya Nasib M Nuh…

Sabtu, 23 Mei 2020 - 04:03:57 - Dibaca: 732 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online

JAKARTA – M Nuh, warga Kampung Manggis, Kecamatan Pasar, Kota Jambi yang memenangkan lelang sepeda motor bertandatangan Presiden Jokowi lepas dari tuntutan hukum.
Kepastian itu disampaikan Kapolda Jambi Irjen Firman Santyabudi menanggapi dugaan M Nuh melakukan penipuan atau prank dalam lelang dimaksud.

“Kemarin yang bersangkutan hanya diwawancarai untuk diketahui apa yang sebenarnya terjadi. Tidak ada penangkapan dan penahanan kepada yang bersangkutan,” ujar Firman, Jumat (22/5/2020).

Setelah dimintai keterangan, Firman menyebut bahwa penyidik langsung memulangkan M Nuh.

Firman menyebut, dari hasil wawancara, ternyata M Nuh tidak paham acara yang diikutinya itu.

Malah, kata Firman, M Nuh mengira dirinya bakal mendapatkan hadiah dari acara lelang tersebut.

“Dia tidak paham acara yang diikuti adalah lelang. Yang bersangkutan mengira bakal dapat hadiah,” ungkapnya.

Selanjutnya, M Nuh meminta perlindungan kepada polisi karena takut ditangih membayar sepeda motor seharga Rp2,5 miliar.

“Karena ketakutan ditagih, dia justru minta perlindungan,” sambung Firman.

Nama Muhammad Nuh atau M Nuh mendadak viral dan diperbincangkan publik.

Pasalnya, ia dinobatkan sebagai pemenang lelang sepeda motor listrik bertandatangan Presiden Jokowi.

Hal itu setelah M Nuh memberikan penawaran sebesar Rp2,55 miliar untuk mendapatkan sepeda motor karya anak bangsa itu.

Sepeda motor itu didapatnya melalui lelang virtual dalam konser amal virtual ‘Berbagi Kasih Bersama Bimbo’, yang disiarkan langsung sejumlah stasiun televisi, Minggu (17/5) malam.


Disebutkan, M Nuh adalah seorang pengusaha kaya raya dari Jambi.

Sedianya, seluruh donasi yang terkumpul malam itu, disumbangkan untuk warga terdampak pandemi Corona atau Covid-19.

Namun belakangan, ia ternyata hanya diketahui sebagai seorang buruh, bukan pengusaha.

Banyak pihak menilai, Presiden Jokowi sudah kena prank. Demikian juga MPR RI dan BPIP sebagai insiator konser tersebut.

Di sisi lain, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengaku tak mempermasalahkan perbuatan M Nuh itu.

Pria yang akrab disapa Bamsoet itu merasa tak ada masalah dan tidak ada pihak yang dirugikan.

Karena itu, Bamsoet menegaskan agar M Nuh tak perlu diproses hukum, apalagi ditahan.
Belakangan, sepeda motor berwarna merah itu dibeli putra Harry Tanoesoedibjo, Warren Tanoesoedibjo. Pria 19 tahun itu membeli sepeda motor tersebut seharga tawaran yang diajukan M Nuh.

(ruh/pojoksatu)

sumber: www.pojoksatu.id