Memaafkan Disebut Pansos, Dr Tirta Tak Terima Profesi Dokternya Ikut Dibawa-bawa

Sabtu, 23 Mei 2020 - 15:22:28 - Dibaca: 580 kali

Google Plus Stumbleupon


Dokter Tirta. Foto : Instagram dr.tirta
Dokter Tirta. Foto : Instagram dr.tirta / Jambi Ekspres Online

JAKARTA-Berbagai komentar yang disuarakan pada tiap kejadian viral, khususnya berkaitan dengan Covid-19, membuat nama dr Tirta bersinggungan dengan netizen.
Tak sedikit yang menudingnya pansos. Namun, tak banyak juga yang mengetahui, bahwa dr Tirta bukan sekadar tenaga medis. Dia adalah pengusaha juga influencer serta relawan Covid-16 yang lama terus bergerak untuk masyarakat.

Untuk itu, Tirta mengingatkan kembali para haters apa yang telah dilakukannya jauh hari, dan jelas sosok Tirta saat ini tidak butuh ketenaran hingga harus pansos.

“Buat orang-orang yang bilang saya pansos, akan saya angkat. Kemana suara Anda, ketika saya edukasi kesehatan sejak 2014? Kemana suara Anda saat saya mati-matian teriak #localbrand? Kemana suara Anda, ketika saya membela UMKM sampai dipanggil beberapa tokoh? Kemana suara Anda, ketika saya berhasil mengumpulkan 8 ton bantuan untuk Papua?,” ungkapnya lewat unggahan Instagramnya, Jumat (22/3/2020).


Tirta mengungkapkan, dirinya adalah relawan resmi. “Apakah anda tau? Bahwa saya relawan resmi, bagian divisi komunikasi @gugas.relawan, yang bertugas update semua kegiatan relawan di medsos? Padahal saya juga harus aktif di lapangan. So udah di lapangan + harus update terus,” jelasnya.

“Ketika 1 dokter, bukan siapa-siapa bukan artis. Bukan entertainer, bisa meraup dukungan publik, untuk bersuara demi teman-teman saya, Anda menuduh saya pansos?,” lanjutnya.

Dia maafkan semua tudingan itu, namun dia meminta jangan sekalipun menghina profesinya. “Sudah cukup. Saya maafkan anda. Tapi jangan sekalipun Anda menyenggol profesi dokter saya,” tegasnya.

Tirta lalu mengurai bahwa dia lulusan FK UGM, sempat dinas di RS UGM juga Puskesmas. “Spesialis dua kali gagal, yang pertama karena ngurus toko, yang kedua gagal karena bantu ngurus Covid. Korbanin cita-cita orang banyak itu enggak gampang bunga!,” tandasnya.

“Jika Anda merasa diri Anda benar, buktikan dengan bantu sesama. Saya cukup kecewa ketika kalian menyenggol profesi saya dengan kata-kata seenaknya,” pungkasnya. (nin/pojoksatu)

Sumber: www.pojoksatu.id