Yanuar Fitri Berhasil Raih Gelar Doktor dengan Nilai A

Jumat, 10 Juli 2020 - 19:33:25 - Dibaca: 669 kali

Google Plus Stumbleupon


Promotor Prof. Dr. H. Amri Amir, S.E.,M.S
Promotor Prof. Dr. H. Amri Amir, S.E.,M.S / Jambi Ekspres Online

PASCASARJANA Universitas Jambi (Unja), kembali menggelar sidang terbuka dalam rangka Promosi Program Doktor Bidang Ekonomi atas nama Yanuar Fitri. Sidang telah menetapkan Yanuar Fitri dinyatakan lulus sebagai doktor yang ke-30 Program Studi Dokter Ekonomi Pascasarjana Unja dengan nilai A.

4FDD9866-424A-42CF-91F6-AFD76CCFB6EA

Yanuar Fitri foto bersama Ketua Sidang, Sekretaris, Promotor, Co Promotor I, Co Promotor II, dan para Anggota Penguji

F33BA389-0E1F-4767-869F-628D6833C36A

Sekretaris Dr. M. Syurya Hidayat, S.E.,M.E

A14216D8-71A0-47AE-9EA3-A0574419FE97

Yanuar Fitri saat menjalani sidang

C9BDB53C-C206-4AF1-B694-B963D0ABDB13

Yanuar Fitri foto bersama istri dan anak

Sidang dipimpin Ketua Prof. Dr. Ir. Hj. Anis Tatik Maryani, M.P, Sekretaris Dr. M. Syurya Hidayat, S.E.,M.E, Promotor Prof. Dr. H. Amri Amir, S.E.,M.S, Co Promotor I Dr. Ir. Saad Murdy, M.S, Co Promotor II Dr. H. Syaparuddin, S.E.,M.Si, Anggota Penguji 1. Prof Dr. Elfindri, S.E.,M.A, 2. Prof. Dr. Ir. Dompak Napitupulu, M.Sc dan 3. Dr. H. Junaidi, S.E.,M.Si. Sidang terbuka ini tetap menjalankan protokol dan instruksi pemerintah untuk kesehatan pada masa Covid-19. Yanuar Fitri mampu mempertahakan Disertasinya yang berjudul “Dampak Komoditi Padi, Jagung dan Kedelai Terhadap Perekonomian Provinsi Jambi”. Dalam Disertasinya dikatakan tujuan penelitian ini adalah menganalisis peranan komoditi padi, jagung dan kedelai (pajale, red) terhadap pembentukan permintaan antara, permintaan akhir, dan pembentukan nilai tambah bruto sektor perekonomian Provinsi Jambi. Menganalisis tingkat keterkaitan komoditi padi, jagung dan kedelei terhadap sektor ekonomi lainnya dan faktor penentu terhadap sektor ekonomi lainnya di Provinsi Jambi. Menganalisis seberapa besar daya dorong komoditi padi, jagung dan kedelei terhadap sektor ekonomi lainnya melalui angka pengganda terhadap perekonomian Provinsi Jambi.

“ Ujian Disertasi untuk persentasi nilai 85, untuk non persentasi 84, secara total IPK saya 3,9. Ada tuntutan promosi akademis yang harus saya pertahankan bagaimana untuk bisa berkontribusi dalam rangka mengembangkan pajale di Jambi. Karena pengembangan pajale tidak terlepas dari aspek ekonomi yang muatan indikator utama adalah pengambil keputusan dilevel petani,” jelas Yanuar Fitri kemarin (10/7).
Mengenai lambtanya mengikuti ujian Disertasi, Yanuar mengungkapkan, dirinya tidak hanya sebagai dosen pengajara di FE Unja saja, tapi juga mmeiliki kompetensi lain yang ada didunia lingkungan. Kompetensi tersebut harus dimaksimalkan untuk pengembangan dirinya dan instansi.
“Terima kasih kepada keluarga orang tua saya Nazaruddin Ilyas, orang yang sangat berdedikasi kepada saya hingga saya memperoleh gelar tertinggi ini, istri saya Nurul Yestarina Rahmi SE, anak-anak saya Ulfi Atha Tifalni Yanuar ST, Jihan Ramadhani, Hanafiah Triyana dan Hanafiah Triyani, yang selalu memberikan dorongan dan motivasi agar saya cepat selesai, tanpa ada mereka saya kurang bersemangat untuk selesaikan S3 ini,” katanya.
Sementara, Promotor Prof. Dr. H. Amri Amir, S.E.,M.S mengatakan, Yanuar Fitri dapat mempertahankan prestasi dengan nilai A. Hanya saja yang bersangkutan dapat menyelesaikan sidang Disertasi 2 tahun yang lalu.
“Apalagi isi Disertasi bersangkutan menyangkut persoalan utama di Indonesia dan di Jambi, tapi kami maklumi kesibukan yang berangkutan, dan pada akhirnya fokus menyelesaiakan sidang Disertasi,” terang Promotor Prof. Dr. H. Amri Amir, S.E.,M.S.
Sedangkan, Sekretaris Dr. M. Syurya Hidayat, S.E.,M.E mengungkapkan Program Doktor Ilmu Ekonomi Unja melepaskan Yanuar Fitri sebagai doctor yang ke-30. Ini menjadi kebanggan luar biasa bagi Program Doktor Ilmu Ekonomi, sebagai bukti nyata program ini terhadap pembangunan di Jambi.
“Karena 30 doktor yang kami lepaskan merupakan akademisi dan praktisi. Kami harapkan jaringan yang lebih realistis antara praktisi dan akademisi, kontribusi yang lebih intens, serta terjadi peningkatan SDM dan Jambi bisa lebih maju lagi, dengan sinergitas antara dunia akademis dan birokrasi,” tandas Sekretaris Dr. M. Syurya Hidayat, S.E.,M.E.(yos)