Ayam Kepencet Rp. 10.000 di Ngaleh Tea & Coffee

Kamis, 30 Juli 2020 - 20:27:20 - Dibaca: 906 kali

Google Plus Stumbleupon


Ngaleh Tea & Coffee di kawasan Mendalo Jambi menjadi tempat favorit untuk menikmati makanan dan minuman segar
Ngaleh Tea & Coffee di kawasan Mendalo Jambi menjadi tempat favorit untuk menikmati makanan dan minuman segar / Jambi Ekspres Online

JAMBI - Bagi pecinta ayam penyet di Jambi, rasanya wajib mencoba menu Ayam Kepencet di kafe Ngaleh Tea & Coffe kawasan Mendalo, Jambi.

Menu Ayam Kepencet dapat di nikmati dengan harga Rp 10.000 saja. Harga yang sangat murah namun dengan kualitas dan proses memasak yang terjamin kebersihannya.

Menu Ayam Kepencet berempat

Putra, Owner Ngaleh Tea & Coffe mengatakan cafe ini cocok bagi siapa saja dan semua kalangan, terutama bagi para mahasiswa. Apalagi lokasinya yang dekat dengan kampus Unja Mendalo, membuat café ini menjadi rujukan utama bagi mahasiwa yang ngekost di sekitar mendalo.

Menu Ayam Kepencet pesanan pelanggan Ngaleh Tea & Coffee

"Kami tidak hanya menawarkan menu yang murah meriah, Ngaleh Tea & Coffee juga memberi promo diskon 5 hingga 10 % untuk pembelian di atas Rp 50.000 di hari Senin sampai Jumat. Namun untuk malam harga normal kembali”, kata Putra saat dijumpai.

Ditambahkan Putra, bahwa Ngaleh Tea & Coffee tidak hanya melayani pemesanan langsung, tapi juga masyarakat Jambi dan sekitarnya juga bisa memesan via daring (online).

"Untuk pemesanan sekitaran mendalo kami melayani gratis pengantaran. Untuk pemesanan dengan jarak tempuh diatas 3 Km, minimal pesanan seharga Rp 50.000 bebas ongkir”, terang Putra.

Pelanggan Ngaleh Tea & Coffee menikmati makan malam

Wajar saja dengan tempat yang nyaman dan harga pas di kantong membuat café ini ramai setiap malam. Bahkan, sebelum adanya pandemi covid-19 sering diadakan event-event.

Ngaleh Tea & Coffee yang dirintis sejak November 2019 ini juga mengalami dampak pandemi Covid-19. Sempat jatuh bangun membuat Putra, sang Owner tak menyurutkan semangat berwirausaha sebagaimana jiwa entrepreneurship.

“Bulan April-Mei sempat tutup karena omset menurun hingga 70%, tapi di bulan Juni memberanikan untuk buka kembali, tentunya dengan protokol kesehatan Covid-19. Dan Alhamdulillah bisa bertahan kembali”, pungkasnya. (mg2/hai)