TPP Sosialisasikan Pedoman Penjaringan Calon Ketum KONI

Rabu, 05 Agustus 2020 - 14:28:14 - Dibaca: 928 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online

JAMBI - Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Ketua Umum Koni Provinsi Jambi periode 2020-2024 lakukan sosialisasi penjaringan yang berlangsung di Sekretariat Koni Tri Lomba Juang Jambi, Rabu (5/8). Sosialisasi ini dilaksanakan berkaitan dengan berakhirnya masa jabatan Ketua Umum (Ketum) KONI Provinsi Jambi 2016-2020 Desember mendatang.

Ketua TPP Ketua Umum Koni Provinsi Jambi, Engkos Kosasih menjelaskan, pendaftaran bakal calon (Balon) Ketua Umum Koni Provinsi Jambi yaitu di Sekretariat TPP KONI Provinsi Jambi, Stadion Tri Lomba Juang Jambi. Pengambilan formulir dan berkas pencalonan yaitu16 - 23 Agustus 2020, untuk pengembalian formulir berkas Pencalonan yaitu tanggal 21 - 31 Oktober 2020. “Ada tenggang waktu 2,5 bulan untuk melakukan sosialisasi dan mendapat dukungan dari pengprov dan pengurus KONI kabupaten/kota. Pengambilan formulir bisa diwakilkan tapi pengembalian formulir harus yang bersangkutan,” ujarnya.

Menurutnya, bakal calon Ketum KONI Provinsi Jambi harus mendapat dukungan minimal 2 dari 11 KONI kabupaten/kota. Kemudian juga harus mendapat dukungan dari Pengurus Provinsi (Pengprov) Cabang Olahraga minimal 8 dari 49 yang terdaftar di KONI Provinsi Jambi.

Sosialisasi ini kata Engkos, selain kepada media, juga dijadwalkan kepada Pengprov Cabor dan Koni kabupaten/kota. Dengan demikian pesan-pesan dapat tersampaikan secara tranfaran.

Sementara itu, Ketum KONI Provinsi Jambi, Indra Armandaris menegaskan, pelaksanakan Musorprov akan dilaksanakan setelah Pilkada serentak. Hal ini dilakukan untuk menghindari tandensius politik. "Paling tidak dua hari setelah pilkada serentak," ujarnya seraya mengatakan bahwa ia akan kembali maju menjadi Balon Ketum KONI periode 2020-2024.

Adapun Kriteria Ketua Umum Koni Provinsi Jambi yaitu :
1. Mempunyai kemampuan manajerial, pengabdian, dan waktu yang cukup untuk mengelola organisasi keolahragaan.
2. Memahami, konsekwen dan konsisten melaksanakan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga KONI.
3. Mampu menjadi pengayom dan pemersatu semua unsur masyarakat olahraga.
4. Mempunyai visi yang luas dalam membina olahraga prestasi.
5. Mampu menjalin kerjasama dengan badan-badan usaha dan instansi terkait untuk menunjang pembinaan olahraga prestasi.
6. Mampu menggalang kerjasama dengan badan-badan keolahragaan tingkat regional dan nasional.

Sedangkan Persyaratan Bakal Calon Ketua Umum Koni Provinsi Jambi ada 13 poin yaitu :
1. Memenuhi kriteria sebagai Ketua Umum KONI sebagaimana tersebut di atas.
2. Warga negara Indonesia dan bukan pejabat publik.
3. Kesanggupan mematuhi, mentaati dan menjalankan AD dan ART KONI.
4. Tidak sedang menjalani proses pidana (hukum).
5. Dalam keadaan sehat yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter.
6. Menyampaikan riwayat hidup singkat khususnya yang terkait dengan pekerjaan, organisasi dan pendidikan.
7. Berdomisili di wilayah Kota Jambi yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) atau pernyataan kesanggupan tinggal di wilayah Kota Jambi.
8. Mengajukan secara tertulis kesediaan menjadi calon Ketua Umum dan kesanggupan menjadi Ketua Umum KONI Provinsi Jambi kepada Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) calon Ketua Umum KONI Provinsi, dengan model pengajuan yang disiapkan oleh TPP.
9. Mendapat surat dukungan secara tertulis dari unsur anggota KONI Provinsi Jambi, yaitu 1. Surat dukungan dari KONI Kabupaten/Kota se Provinsi Jambi, minimal 2 surat dukungan. 2. Surat dukungan dari Cabang Olahraga dan Organisasi Keolahragaan Fungsional, minimal 8 surat dukungan.
10. Hadir dalam Musorprov KONI Provinsi Jambi tahun 2020 sesual acara yang ditetapkan Panitia Musorprov dan bersedia mempresentasikan memaparkan Visi dan misl dalam Musorprov tersebut.
11. Wajib menggunakan Model Formulir Pencalonan yang ditetapkan TPP, Hard Copy dan Soft Copy disiapkan TPP.
12. Pengembalian Formulir Berkas Pencalonan dilakukan oleh Bakal Calon dan tidak dapat diwakikan.
13. Bakal Calon membayar uang pendaftaran sejumlah Rp 5.000.000 kepada TPP pada waktu pengambilan fomulir berkas pendaftaran sesual dengan hasil keputusan rapat TPP. (kar)