Unja Anti Korupsi

Rabu, 12 Agustus 2020 - 21:52:06 - Dibaca: 481 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online

JAMBI - Fakultas Hukum Universitas Jambi menggelar kuliah umum bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dihadapan tenaga kependidikan dan mahasiswa dilingkungan Universitas Jambi. Kuliah umum yang bertajuk "Peran Serta Kampus Dalam Pencegahan Korupsi" dilangsungkan di ruangan Fuad Bafadhal Fakultas Hukum pada Rabu (12/8). Hadir dalam acara tersebut Rektor Universitas Jambi Prof. Drs. H. Sutrisno, M.Sc., Ph.D. 

Dalam sambutannya, Sutrisno mengatakan, bahwa Universitas Jambi mengimplikasikan kampus merdeka, merdeka belajar salah satu maknanya adalah bagaimana cara untuk membangun kejujuran yang merupakan satu tatanan nilai yang harus diikuti. Kemudian berkaitan degan tema, Sutrisno juga mengungkapkan hal ini tentunya diikuti oleh sikap dan mental mahasiswa dalam konteks kampus merdeka, merdeka belajar. “Tatanan nilai yang ada menjadi satu indikator performance, bahwa setelah lulus nanti dan bekerja, maka tata nilai tersebut terus dikembangkan,” ungkap Sutrisno.
Sutrisno juga menegaskan bahwa kampus memiliki peran yang sangat luar biasa dalam membentuk suatu tata nilai dan suatu kepribadian bagi mahasiswa. “Jadi mari kita bersama-sama untuk mewujudkan hal itu," tambahnya.
Mewakili Ketua KPK, Dr. Nurul Gufron, S.H., M.H selaku Pimpinan KPK RI dalam paparannya mengatakan, korupsi adalah penyimpangan wewenang dari kepentingan umum ke kepentingan pribadi. Yang melatarbelakangi korupsi adalah modus. “Ada dua modus dalam korupsi, pertama tamak, kedua kebutuhan,” Tutur Nurul Gufron.
Selanjutnya Nurul Gufron juga memaparkan fakta tentang korupsi di Indonesia hingga tahun 2015 lalu, yaitu terdapat 86 persen pelaku tindak pidana korupsi adalah lulusan perguruan tinggi. “Jadi pelakunya itu adalah sarjana ya, nah hati-hati bagi calon sarjana,” ucapnya.
Nurul Gufron juga menegaskan bahwa pemberantasan korupsi harus dimulai dari proses pendidikan. Menurutnya perguruan tinggi adalah pencetak generasi masa depan, calon para pejabat-pejabat negara. “Karena itu kami hadir kesini untuk memotivasi bahwa masa depan adalah milik generasi saat ini, dan kami berharap mulai sekarang sudah menyiapkan diri dalam integritas untuk tidak korupsi,” jelasnya.
Terkait hal diatas, Dekan Fakuktas Hukum, Dr. Helmi, S. H., M. H m engatakan bahwasannya hal ini merupakan salah satu rangkaian kinerja dari Fakultas Hukum dalam rangka untuk meningkat dan mengisi kapasitas bagi mahasiswa, dan juga bentuk kerjasama bersama KPK. "Hari ini Alhamdulillah pak Nurul Gufron ke Jambi dan berkenan kesini. Ini juga merupakan kesempatan untuk mendorong kompetensi mahasiswa dalam hal membudayakan anti korupsi,” pungkasnya. (mg4)