Kajati Baru Mulai Bertugas Di Jambi, Johanis : Kita Akan Utamakan Langkah Preventif, Akan Dampingi Kontrak Proyek Besar

Kamis, 13 Agustus 2020 - 12:00:18 - Dibaca: 1062 kali

Google Plus Stumbleupon


DISAMBUT: Gubernur Jambi bersama Forkopimda menyambut kedatangan Kajati Jambi Johanis Tanak (12/8) kemarin.
DISAMBUT: Gubernur Jambi bersama Forkopimda menyambut kedatangan Kajati Jambi Johanis Tanak (12/8) kemarin. / Jambi Ekspres Online

JAMBI – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) yang baru, Johanis Tanak, menginjakkan kakinya di VIP Bandara Jambi pada (12/8). Ia disambut Gubernur Jambi lengkap dengan Forkopimda Provinsi.

Johanis mengaku penegakan hukum di Jambi dalam pandangannya sudah bagus sejauh ini. Kedepan Dia akan mengedepankan langkah preventif (pencegahan). Utamanya langkah awal dia menyebut masih akan melakukan koordinasi dengan Forkopimda agar penegakan hukum tak pincang dan berjalan sendiri-sendiri.
Prinsipnya hukum bukan berarti menghukum. Yang penting, yang diperlukan kini adalah mencegah kegiatan yang mengarah pada tindak pidana korupsi (Tipikor). “Karena kita mengutamakan preventif artinya tak ada kerugian negara, tidak ada keuangan negara yang keluar,” jelasnya kepada Jambi Ekspres (12/8).
Dia juga membandingkan jika hal represif (penindakan) yang dilakukan akan menimbulkan banyak kerugian. “Pertama, uang yang dikorupsi, kedua, biaya penanganan perkara tinggi, dari penyidikan sampai eksekusi, belum lagi makan di penjara kita habis ke situ, untuk itu jangan nantinya ditanyakan kenapa tak ada perkara karena (kita akan selesaikan) perkara kita selesaikan dengan cara preventif,” ujar pria masuk sepuluh besar dalam pemilihan pimpinan KPK RI periode 2019-2023 ini.
Ditanya tugas besar yang menantinya di Jambi, Johanis mengaku yang jelas pihaknya bersama akan bangun Jambi, ini berhubungan dengan pembagian hukum ada seperti hukum administrasi negara hukum tata negara, ada hukum pidana. “Hukum tata negara kita koordinasi dengan forkopimda mengatur aturan yang baik, hingga semua program Pemda dapat terlaksana baik, kemudian bagaimana implementasi peraturan ini jadi administrasi negara, artinya sesuai yang diharapkan sesuai UU nomor 30 tahun 2014 tentang adm pemerintahan, itupun nanti yang diharapkan berjalan baik,” ujar mantan Kajati Sulawesi Tengah ini.
Bahkan dia mencontohkan nanti, saat ada proyek (pekerjaan) bernilai besar yang tentu tak terlepas dengan perdatanya, perikatan atau kontrak tersebut nanti akan didampingi pihaknya. “Ini supaya kontrak itu dapat diimplementasikan dengan baik dan pembangunan juga dapat bermanfaat bagi masyarakat, hukum ini tujuannya untuk bangun negara,” terangnya.
Sementara itu, Gubernur Jambi H. Fachrori Umar, mengatakan agar kedepan sinergitas antara Pemprov Kejati Jambi serta dengan Forkopimda lainnya, bisa terus dipertahankan bahkan ditingkatkan, dalam membangun Provinsi Jambi, khususnya dalam mengawal pemerintahan yang bersih dan melayani.
“Dibawah kepemimpinan Pak Johanis Tanak, Saya berharap Kejaksaan Tinggi Jambi menjadi pengayom masyarakat, baik itu dalam menegakkan kebenaran sekaligus memberikan rasa keadilan kepada masyarakat,” ujar Fachrori.
Johanis Tanak sendiri menggantikan Kajati yang lama Juhdy Sutoto, yang dipercaya menjabat sebagai Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Teknis Fungsional pada Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan di Jakarta. Johanis sebelumnya bertugas sebagai Direktur Sosial dan Kemasyarakatan pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung RI. (aba)