Penerima Bintang Mahaputra Nararya Berhak Dimakamkan di TMP, Denny Siregar Bilang Begini

Jumat, 14 Agustus 2020 - 14:46:20 - Dibaca: 508 kali

Google Plus Stumbleupon


Fadli Zon dan Fahri Hamzah bersama Presiden Jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin usai menerima penghargaan Bintang Mahaputra Nararya. (IST)
Fadli Zon dan Fahri Hamzah bersama Presiden Jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin usai menerima penghargaan Bintang Mahaputra Nararya. (IST) / Jambi Ekspres Online

JAKARTA-- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menganugerahkan penghargaan bintang Mahaputra Nararya kepada beberapa tokoh. Diantaranya dua politikus yang juga mantan pimpinan DPR, Fadli Zon dan Fahri Hamzah.

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebutkan salah satu keuntungan tertinggi yang didapatkan oleh penerima penghargaan itu adalah berhak dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) saat meninggal.

“Itu kan hanya penghargaan negara. Tidak ada yang sifatnya material, kecuali untuk tenaga medis,” kata Mahfud kepada wartawan, Kamis (13/8).

“Kalau peraih bintang Mahaputra, dia berhak dikuburkan di Taman Makam Pahlawan (ketika wafat, Red),” imbuhnya.

Untuk diketahui, peraih bintang Mahaputra yang disertai dengan insentif berupa uang hanya untuk tenaga medis. Baik itu dokter maupun perawat. Mereka mendapat masing-masing Rp 300 juta.

Untuk diketahui, bintang Mahaputra adalah bintang penghargaan sipil tertinggi. Penghargaan ini setingkat di bawah bintang Republik Indonesia.

Sementara Bintang Mahaputra Nararya adalah bintang Mahaputra kelima setelah Bintang Mahaputra Adipurna, Bintang Mahaputra Adipradana, Bintang Mahaputra Utama, dan Bintang Mahaputra Pratama. Bintang ini diberikan negara melalui presiden kepada warga sipil yang dianggap telah berjasa secara luar biasa.

Atas penjelasan Menko Mafhud ini, penggiat media sosial, Denny Siregar ikut berkomentar melalui akun Twitter pribadinya, Jumat (14/8/2020).

"Pak prof @mohmahfudmd tolong jangan becanda mulu. Langsung siapkan aja tempatnya sesegera mungkin..," tulisnya.

Lebih jauh, Denny ikut menyindir mereka yang mendapatkan Bintang Mahaputra Nararya tanpa tanda jasa yang jelas.

"Kelak dikuburannya di TMP tertulis di batu nisannya.."Telah meninggal fulan bin fulan yang telah diberikan tanda jasa karena jasa-jasanya yang tidak ngapa-ngapain"," pungkasnya. (msn-jpg/fajar)

 Sumber: www.fajar.co.id