59 Asesor BAN-SM Jambi Ikuti Pelatihan Asesor Secara Daring

Selasa, 15 September 2020 - 08:16:58 - Dibaca: 1834 kali

Google Plus Stumbleupon


Anggota BAN-SM, Prof. Dr. Arismunandar, MPd saat memberikan materi pelatihan. Terlihat suasana Pelatihan Asesor yang digelar BAN-SM Provinsi Jambi melalui aplikasi zoom.
Anggota BAN-SM, Prof. Dr. Arismunandar, MPd saat memberikan materi pelatihan. Terlihat suasana Pelatihan Asesor yang digelar BAN-SM Provinsi Jambi melalui aplikasi zoom. / Jambi Ekspres Online

JAMBI-Sebanyak 59 orang calon  asesor Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-SM) Provinsi Jambi menggelar Pelatihan Asesor (PA) secara Daring pada 10-14 September 2020. Mereka yang ikuti PA ini dalah mereka yang lulus mengikuti uji kompetensi asesor (UKA) secara Daring beberapa waktu lalu.

        Pada saat pembukaan kegiatan, pembina BAN-SM Provinsi Jambi, Prof. DR. Arismunandar, MPd mengapresiasi pelaksaan Pelatihan Asesor (PA) yang digelar BAN-SM Provinsi Jambi. Apalagi Provinsi Jambi merupakan daerah pertama yang menyelenggarakan kegiatan tersebut.

        “Sukses buat BAN-SM Provinsi Jambi, karena daerah pertama yang menggelar Pelatihan Asesor. Saya sebagai Pembina ikut bangga dan semoga pelatihannya berjalan dengan baik dan lancar,” harap Arismunandar saat membuka kegiatan ini sebelumnya.

        Sementara itu  Ketua BAN-SM Provinsi Jambi, H. Muhd Saleh, MPd mengapresiasi atas terselenggaranya pelaksanaan Pelatihan Asesor (PA) BAN-SM Provinsi Jambi dengan sukses. Apalagi kegiatan ini baru pertama kali digelar secara Daring, tetapi hingga hari terakhir berjalan dengan baik.

        “Alhamdulillah semua kegiatan pelatihan berjalan dengan baik dan lancar. Terima kasih kepada seluruh panitia, karena kegiatan ini baru pertama kita gelar secara Daring dan semua berjalan sesuai harapan,” ujar Saleh saat ditemui kemarin.

        Saleh juga mengaku bangga dengan peserta Pelatihan Asesor BAN-SM Provinsi Jambi, karena peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Bahkan waktu yang sudah disediakan BAN-SM Provinsi Jambi dimanfaatkan peserta pelatihan dalam menggali materi yang sudah diberikan narasumber.

        “Apalagi materi dalam pembahasan Pelatihan Asesor ini sangat berbeda dengan sebelumnya, karena banyak perubahan. Dimana mulai tahun 2020 kita akan menggunakan instrument akreditasi satuan pendidikan (IASP) 2020 yang baru,” aku Saleh. 

        Dirinya berharap dengan selesainya pelatihan ini diharapkan Asesor yang ada di Provinsi Jambi mampu melaksanakan tugasnya dengan baik, lebih professional dan dapat mengaplikasikan ilmu yang sudah didapat dalam pelatihan ini.

        Ketua Panitia, Dr. Adi Putra, SE, ME mangatakan bahwa pelaksanaan Pelatihan Asesor (PA) digelar secara Daring untuk pertama kali digelar BAN-SM Provinsi Jambi. Peserta yang mengikuti kegiatan sebanyak 61 orang asesor yang lulus uji kompetensi asesor (UKA) secara Nasional beberapa waktu lalu.

        “Jadi saat pelatihan ini peserta yang ikut sebanyak 59 orang melalui aplikasi zoom, karena dua orang mengundurkan diri sebelum kegiatan berlangsung,” aku Adi saat dihubungi kemarin.

        Dikatakan Adi, pada pelaksanaan Pelatihan Asesor ini dilaksanakan selama 5 hari sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 16.30 WIB. Dimana pada saat pelatihan peserta tidak diperkenankan meninggalkan zoom dan harus menampakkan foto live.

        “Selain itu peserta diwajibkan mengikuti 100 persen semua materi. Karena semua materi berkaitan satu sama lainnya, sehingga peserta dilarang meninggalkan ruang room saat pelaksanaan pelatihan,” bebernya.       

        Narasumber kegiatan ini diakui Adi ada 2 orang yang merupakan narasumber pusat dan 11 narasumber daerah. “Untuk narasumber Sekretaris BAN-SM, Dr. Maskuri, Med dan anggota BAN-SM Prof. DR. Arismunandar, MPd serta 11 anggota BAN-SM rovinsi Jambi,” bebernya.

        Pada kesempatan itu juga Adi menjelaskan, pada Pelatihan Asesor ini pihaknya membagi peserta pelatihan menjadi 2 kelas, dimana masing-masing kelas sebanyak 30 dan 31 orang. Selain itu saat praktek visitasi, pihaknya membangi peserta menjadi 10 kelompok, dimana setiap kelompok berjumlah 5-7 orang peserta. (kta)