Dibuang di Masa Lalu, Zaha Bangga Permalukan MU

Minggu, 20 September 2020 - 17:55:09 - Dibaca: 1088 kali

Google Plus Stumbleupon


Matthew Peters/Manchester United/Getty Images
F
Matthew Peters/Manchester United/Getty Images F / Jambi Ekspres Online

MANCHESTER—Manchester United (MU) dipermalukan Crystal Palace di Old Trafford pada laga perdana mereka di Premier League. Wilfried Zaha menjadi mimpi buruk Setan Merah dengan dua golnya yang memastikan Palace menang 3-1.

Zaha sendiri pernah membela MU. Dia menjadi rekrutan terakhir manajer legendaris Sir Alex Ferguson sebelum pensiun pada tahun 2013. Pemain Pantai Gading itu dibeli dari Palace senilai 10 juta poundsterling.

Namun, ia gagal bersinar di bawah asuhan David Moyes dan terpaksa dipinjamkan kembali ke Palace. Pada musim panas 2015, MU memutuskan membuang Zaha secara permanen ke klub London tersebut.



Pasca laga, Zaha mengaku sangat bangga bisa mencetak brace dan membantu klubnya mengalahkan United. Dia menggambarkan keseluruhan pertandingan sebagai hari yang membanggakan untuk kariernya.



Apalagi, dalam laga ini, ia dipercaya menyandang ban kapten. “Menjadi kapten tim hari ini, terutama di Old Trafford, saya senang kami berhasil mendapatkan tiga poin. Saya merasa kami memiliki begitu banyak kualitas di tim, kami hanya perlu menampilkannya di lapangan,” katanya di situs resmi klub.

“Sebelum pertandingan, saya mengatakan kepada tim: ‘Percayalah pada diri sendiri. Jangan takut untuk memainkan permainan Anda.’ Jelas hari ini kami menunjukkannya dan saya tidak terkejut dengan dua pertandingan yang berhasil kami menangkan,” lanjutnya saat berbicara kepada Premier League Productions.

Ia mengklaim Palace pantas meraih kemenangan ini. “Jelas kami tahu apa yang bisa mereka (United) lakukan, tetapi kami ingin memaksakan permainan kami. Kami memiliki begitu banyak kecepatan dan ancaman menyerang di tim, kami hanya ingin memanfaatkannya sejak awal,” jelasnya.

Manajer Palace, Roy Hodgson juga mengungkapkan kepuasannya atas kemenangan di markas Manchester United. “Saya pikir bentuk tim kami hari ini fantastis dan ada beberapa penampilan individu yang benar-benar luar biasa,” ujarnya.

Hodgson kemudian memberikan pandangannya tentang penampilan bersemangat timnya yang memenangi dua laga pertama. “Kami selalu memiliki rencana. Kami tidak selalu melaksanakannya! Itu bukan rencana tertentu – kami selalu mencoba untuk memulai dengan cepat, untuk memastikan kami berada di depan dan kami menekan lawan sebaik mungkin,” kunci Hodgson. (amr)

sumber: www.fajar.co.id