Pra Rekonstruksi Pemerkosaan Bergilir Mahasiswi, Korban dan Pelaku Cekcok

Selasa, 22 September 2020 - 06:47:32 - Dibaca: 865 kali

Google Plus Stumbleupon


Korban EAN (jaket merah maron) berjalan sambil memeluk di punggung Polwan, usai mengikuti pra rekonstruksi.
Korban EAN (jaket merah maron) berjalan sambil memeluk di punggung Polwan, usai mengikuti pra rekonstruksi. / Jambi Ekspres Online

MAKASSAR – Ketegangan sempat terjadi di lokasi pemerkosaan terhadap mahasiswi, EAN, 23 tahun saat mengikuti pra rekonstruksi di Hotelku, Jalan Toddopuli Raya, Kota Makassar.

Pra rekonstruksi itu digelar oleh aparat Polsek Panakkukang pada Senin, (21/9/2020) sekitar pukul 17.40 Wita yang disaksikan oleh rekan pelaku dan warga sekitar.

Dalam pra rekonstruksi itu, terpantau korban sempat terlibat cekcok dengan seorang pelaku lainnya, bernama Sonia Wijaya, 21 tahun di ruang loby hotel tersebut.



EAN sempat marah dan menunjuk-nunjuk ke arah Sonia, tepat di hadapan polisi yang menggelar pra rekonstruksi.

Beruntung cekcok itu tidak berlangsung lama dan berhasil diredam oleh aparat. Korban pun langsung dibawa ke luar hotel dan masuk ke mobil patroli milik polisi.

Menyusul Sonia berjalan ke luar hotel lalu masuk ke mobil yang sama dengan mobil yang ditumpangi korban.

Baca juga: Meski Sudah Ditahan, 7 Pemerkosa Mahasiswi Secara Bergilir di Hotel Belum Ditetapkan Tersangka

Sementara pelaku pria lainnya, Umar Firdaus, 21 tahun, Muh Irsan, 23 tahun, Andi Fahmi, 22 tahun, Muh Fahruddin, 26 tahun, Muh Nur Alam, 20 tahun, dan Muh Ilyas, 25 tahun naik ke mobil bak terbuka milik Polsek Panakkukang.

Di tempat yang sama, Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Iqbal Usman belum menjelaskan lebih detail terkait hasil pra rekonstruksi yang diikuti korban dan para pelaku.

Perwira dua balok ini juga belum membeberkan jumlah adegan yang diperagakan oleh pelaku di dalam kamar hotel, tepatnya di lantai satu di samping meja resepsionis.

“Semuanya kami hadirkan didalam pra rekonstruksi bersama dengan pihak hotel sendiri dan rekan-rekan penyidik,” katanya di lokasi.

Agenda pra rekonstruksi itu digelar hingga selesai salat magrib, tepatnya pukul 18.49 Wita.

“Hasilnya ini kita kaitkan dengan hasil pemeriksaan dari pada pihak-pihak yang ada kaitannya, dengan perkara ini dan pihak hotel. Serta alat bukti untuk menentukan status dari ketujuh orang ini,” jelas Iptu Iqbal.

Setelah mengikuti pra rekonstruksi, para pelaku meninggalkan hotel tersebut. Ketujuh pelaku itu kembali dibawa ke Mapolsek Panakkukang untuk dilakukan penahanan. (Ishak/fajar)

Sumber: www.fajar.co.id