Lagi Foto-foto di Gunung, Para Pendaki Ini Malah Dikagetkan dengan Penampakan Korban Tersambar Petir

Rabu, 23 September 2020 - 07:21:50 - Dibaca: 14421 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online

JAMBIEKSPRES.CO.ID-Gunung memang merupakan salah satu tempat yang paling terkenal dengan suasana mistisnya. Tak heran jika banyak para pendaki yang diingatkan untuk selalu berbuat sopan.


Mendaki gunung memang memerlukan tenaga ekstra untuk bisa mencapai puncak, setelah sampai puncak rasa lelah seolah terbayar dengan keindahan puncak gunung.

Sama halnya dengan akun Facebook bernama Muhammad Thoriq yang membagi kisahya dengan sebuah foto keseruan kegiatan di atas gunung bersama rekan-rekannya.

Dalam foto tersebut terlihat jelas dirinya beserta dengan teman-temannya berfoto.

Namun ada sosok tak dikenal di belakang meraka, yakni seorang pendaki wanita yang menggunakan jaket biru sambil tertunduk. Wajah wanita misterius itu pun terlihat gelap.

Muhammad Thoriq mengungkapkan bahwa foto tersebut diabadikan di Gunung Prau pada tahun 2017 silam.

Kisah menyeramkan itu pun kembali diunggah oleh akun Instagram @Pendakilawas. Terlihat ia membagikan beberapa potongan layar yang menjelaskan terkait foto bersama wanita misterius itu.

Thoriq bersama rekan-rekannya mengaku tak mengenal sosok wanita itu. Bahkan mereka baru menyadari ada sosok orang yang tak diundang itu ketika berada di basecamp.

Menurut penuturan warga sekitar, kata Thoriq, sosok misterius tersebut sangat mirip dengan korban yang meninggal akibat tersambar petir beberapa waktu lalu.

“Rombongan kita nggak ada yang kenal sama dia kak. Kita baru sadar itu pas ketika udah di basecamp dan setelah bertanya kepada penduduk sekitar katanya orang itu ciri-cirinya sama kayak orang yang waktu itu meninggal karena kesambar petir kak,” tulisnya.

“Soalnya pas sampai di basecamp kita tanya-tanya sama penduduk sekitar, katanya ciri-cirinya persis kak,” sambungnya.

Kejadian tersebut semakin diperjelas dengan pengakuan salah satu warganet bernama Nduk Fin yang mengaku berada di lokasi kejadian ketika segerombolan pendaki tersambar petir.

Menurutnya, setelah kejadian tersambar petir dan menewaskan pendaki akses menuju Gunung Prau sempat ditutup selama tiga bulan.

“Saya gak jauh dari situ, perjalanan 10 sampai 15 menit saja. Pernah ada orang kesambar petir dan sempat ditutup. Selama 3-4 bulan gak boleh ada orang mendaki.”

“Memang ada di Gunung Prau yang kesambar petir, pakai jaket biru memang dan celana warna corak hampir mirip celana orang koramil, dan ketemu pun sudah mulai membusuk. Kalau gak salah ketemu setelah 3 hari atau lima hari gitu,” jelas Nduk Fin.

Setelah ditelusuri lebih jauh ternyata memang benar ada tiga orang pendaki di Gunung Prau, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah yang tewas akibat tersambar petir.

 

(ayu/tipstren)

Sumber: www.tipstren.pojoksatu.id