Meski Sudah Dianggarkan, Pimpinan DPRD Kerinci Minta Jalan Pungut - Renah Pemetik Segera Diperbaiki

Senin, 28 September 2020 - 09:31:56 - Dibaca: 605 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online

KERINCI - Sudah hampir bertahun - tahun lamanya, bahkan selalu menjadi janji manis para Calon Kepala Daerah saat kampanye. Namun sampai saat ini, jalan Pungut Mudik yang menuju Renah Pemetik tak kunjung juga dilakukan perbaikan.

Namun baru pada Tahun ini dan Tahun 2021 kedepannya, berkat perjuangan Pimpinan DPRD Kerinci bersama Komisi III, telah dianggarkan oleh Pemerintah Kabupaten Kerinci dibawah Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPRD) Kerinci.

Wakil Ketua DPRD Kerinci, Boy Edwar, dikonfirmasi mengatakan bahwa Komisi III bersama Dinas PUPR Kerinci telah berulang kali dengar pendapat (Hearing). Alhamdulillah, Pemkab Kerinci melalui Dinas PUPR Kerinci telah menganggarkan untuk perbaikan jalan Pungut Mudik menuju Renah Pemetik yang selama ini dalam kondisi rusak parah.

"Untuk Tahun 2020, dilakukan perbaikan sementara dulu ataupun pengerasan pada titik-titik jalan yang terlalu parah. Namun pada 2021, jika anggaran sudah kembali normal, maka akan dilakukan pengaspalan," beber Boy Edwar, yang juga Pimpinan DPRD Kerinci dari Partai Golkar.

Menurut Ketua DPD II Golkar Kerinci ini, jalan Pungut Mudik - Renah Pemetik merupakan jalan sentral pertanian dan perekonomian masyarakat. Sehingga harus menjadi prioritas, untuk membangkitkan kembali ekonomi masyarakat ditengah pandemi. "Pimpinan DPRD bersama Komisi III sudah berkunjung kelokasi, dan bahkan beberapa Kades juga telah datang kerumah untuk menyampaikan aspirasi masyarakat agar segera dilakukan perbaikan. Maka kami tegaskan, perbaikan jalan tersebut harus jadi prioritas," tegasnya.

Boy Edwar juga berharap kepada Dinas PUPR Kerinci, untuk segera melakukan perbaikan sementara, dikarenakan pada Tahun 2020 ini Dana telah dianggarkan pada bagian OP Bina Marga. "Karna mengingat jalan sudah sangat parah, ini kebutuhan mendesak para petani, sehingga harus secepatnya ditangani," ucapnya.(adi)