125 Anggota dan Sekretariat DPRD Sungai Penuh di Rapid Test, ini Hasilnya

Selasa, 29 September 2020 - 12:35:42 - Dibaca: 2074 kali

Google Plus Stumbleupon


Ketua DPRD saat jumpa pers.
Ketua DPRD saat jumpa pers. / Jambi Ekspres Online

SUNGAIPENUH - Dalam rangka memenuhi protokol kesehatan dan mendukung pencegahan penyebaran Covid 19 diwilayah Kota Sungai Penuh, maka Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sungai Penuh pada Jum'at (25/09/2020) kemaren melakukan Rapid Test terhadap seluruh Anggota DPRD dan Sekretariat DPRD Kota Sungai Penuh oleh tim gugus tugas Covid19.

Hal itu diakui langsung oleh Ketua DPRD Sungai Penuh, Fajran, saat menggelar jumpa pers di ruang kerja Ketua DPRD Sungai Penuh. Dimana menurut Fajran, rapid tes ini dilakukan selain memenuhi protokol kesehatan dan mendukung pencegahan penyebaran Covid 19 diwilayah Kota Sungai Penuh, juga sebagai wujud Memberikan informasi yang jelas, terkait isu yang beredar bahwa adanya anggota dan sekretariat DPRD Sungai Penuh yang reaktif Rapid Test.

"Terdapat lebih kurang 125 anggota DPRD Sungai Penuh dan Sekretariat DPRD yang dilakukan Rapid Test," ujar Fajran.

Dibeberkan Fajran bahwa, dari 125 anggota DPRD Sungai Penuh dan Sekretariat yang dilakukan Rapid Test, terdapat 7 orang yang Reaktif Rapid Test yakni 1 dari anggota Dewan dan 6 diantaranya dari Sekretariat. "Dikarenakan Rapid Test belum tentu positif Corona, maka kami meminta untuk dilakukan uji swab cepat, untuk mengetahui lebih akurat," jelasnya.

Setelah 3 hari, Uji Swab keluar dan menyatakan bahwa 7 orang yang Reaktif Rapid Test tersebut ternyata Negatif uji swab. "Hari ini kita menerima hasil swab, menunjukan hasil semua 7 reaktif rapid test, Negatif corona. Alhamdulillah kepada tim gugus, telah melaksnakan tugasnya," ucapnya.

7 orang yang hasilnya Negatif uji swab ini, menurut tim medis sambung Fajran, tidak perlu dilakukan isolasi mandiri. Karena, mereka telah dinyatakan tidak terkena Covid 19. "Kami tetap menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Sungai Penuh, untuk tetap selalu mematuhi protokol kesehatan Covid 19," ungkapnya.(adi)